Ngawi (beritajatim.id) – Respons cepat jajaran Polres Ngawi Polda Jawa Timur kembali membuahkan hasil dalam menangani laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110. Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah timur Monumen Suryo, tepatnya di Dusun Blumbang, Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, berhasil dipadamkan sebelum api meluas ke area sekitar.
Peristiwa tersebut bermula ketika masyarakat melaporkan adanya kebakaran lahan melalui layanan darurat Call Center 110. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Kedunggalar langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Kedunggalar AKP Karno menjelaskan, setibanya di lokasi, petugas bersama warga menemukan titik api yang masih berukuran kecil. Berkat respons cepat petugas dan bantuan masyarakat, api berhasil dipadamkan sehingga tidak sempat menjalar ke lahan di sekitarnya.
AKP Karno mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera melaporkan kejadian tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara warga dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar, terutama pada musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di area yang kering. Musim kemarau membuat vegetasi lebih mudah terbakar sehingga diperlukan kewaspadaan dari seluruh lapisan masyarakat.
Selain mengedukasi warga mengenai bahaya pembakaran terbuka, Polsek Kedunggalar juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian. Laporan yang disampaikan secara cepat dinilai mampu mempercepat penanganan dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Kedunggalar bersama jajaran Polres Ngawi terus meningkatkan patroli rutin di kawasan hutan dan wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran selama musim kemarau. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi terhadap risiko karhutla sekaligus memastikan keamanan lingkungan tetap terjaga.
Polres Ngawi berharap partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan setiap potensi kebakaran maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center 110 dapat terus ditingkatkan. Sinergi antara warga dan kepolisian diharapkan mampu menciptakan respons yang lebih cepat sehingga berbagai kejadian dapat ditangani sebelum berkembang menjadi lebih besar. (tin)


as a preferred source on Google




