Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 21 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.
Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Sidoarjo (beritajatim.id) – Universitas Terbuka (UT) menggulirkan program pengembangan menu kantin berbasis pangan lokal untuk meningkatkan kualitas gizi makanan di lingkungan sekolah. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pengembangan Produk Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal”, UT bersama Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mendampingi Yayasan Pendidikan Islam Al Wahyu di Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, pada 17–18 Juli 2026.

Program yang merupakan bagian dari skema PkM Dosen Peningkatan Ekonomi Masyarakat Tahun 2026 tersebut melibatkan 40 peserta yang terdiri atas tenaga pendidik, tenaga kependidikan, pengelola kantin, ustaz, dan ustazah. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen lintas fakultas Universitas Terbuka, yakni Program Studi Agribisnis Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta dosen Tata Boga UNESA.

Kegiatan ini berangkat dari hasil observasi dan wawancara tim PkM yang menemukan bahwa pengelolaan kantin sekolah masih didominasi makanan praktis dengan kandungan karbohidrat, gula, dan lemak yang tinggi, sementara asupan serat, vitamin, dan mikronutrien masih belum optimal. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian, terlebih Yayasan Al Wahyu menerapkan sistem full day school yang membuat siswa menghabiskan sebagian besar waktunya di lingkungan sekolah.

Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al Wahyu, H. Moch. Sholeh, M.Pd.I., menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pendampingan dari Universitas Terbuka dan UNESA menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kantin sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik selama mengikuti proses belajar.

Baca Juga:  LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah BPR Usaha Madani Karya Mulia Solo

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim PkM menghadirkan konsep menu kantin berbasis pangan lokal yang sehat, bergizi, variatif, dan mudah diterapkan. Selain meningkatkan kualitas konsumsi siswa, program ini juga mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal yang tersedia melimpah di Kabupaten Sidoarjo sehingga memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Pada hari pertama, peserta memperoleh penyuluhan mengenai pentingnya sarapan sehat bagi anak usia sekolah yang disampaikan oleh ahli gizi UNESA, Dr. Ir. Asrul Bahar, M.Pd. Dalam paparannya dijelaskan bahwa sarapan berperan penting dalam meningkatkan konsentrasi belajar, memenuhi kebutuhan gizi harian, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Peserta juga mendapatkan berbagai contoh menu sehat yang mudah disiapkan dan sesuai dengan kebutuhan gizi anak sekolah. Selain itu, ditekankan pula pentingnya peran sekolah dan tenaga pendidik dalam membangun kebiasaan konsumsi makanan sehat di lingkungan pendidikan.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan kantin, Ketua Tim PkM Universitas Terbuka Ir. Dwi Iriyani, M.Pd. menyerahkan bantuan peralatan kepada Yayasan Al Wahyu. Bantuan tersebut meliputi kompor gas beserta regulator, blender, wajan, baskom, saute pan, mangkuk, hingga container box food yang diharapkan dapat menunjang operasional kantin sekolah secara lebih optimal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi memasak yang dipandu dosen Tata Boga UNESA, Ita Fatkhur Romadhoni, M.Pd. dan Siti Yuliana, M.Pd. Dalam sesi tersebut diperkenalkan dua menu inovatif berbahan pangan lokal, yaitu minuman Pink Lava yang memadukan buah naga, kelapa muda, air kelapa, dan pandan, serta Chicken Papeda sebagai alternatif makanan bergizi untuk anak sekolah.

Baca Juga:  Prabowo Tegas tak Mundur Lawan Mafia dan Koruptor, Bakal Proses Perusuh Demo

Pada hari kedua, seluruh peserta diberi kesempatan mempraktikkan langsung pembuatan berbagai menu berdasarkan buku panduan yang telah disusun tim PkM. Beragam hidangan seperti nasi Hainan, gadon daging, sup tahu telur, aci ubi, Chicken Papeda, hingga minuman Pink Lava berhasil diolah dan disajikan bersama sebagai menu makan siang.

Program ini menargetkan tersusunnya paket menu kantin berbasis pangan lokal, modul pengelolaan kantin sekolah sehat, peningkatan kompetensi pengelola kantin, serta terbentuknya model kantin sehat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Melalui kolaborasi Universitas Terbuka, UNESA, dan Yayasan Pendidikan Islam Al Wahyu, diharapkan pengelolaan kantin sekolah tidak hanya mampu menyediakan makanan sehat dan bergizi bagi peserta didik, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk membangun budaya konsumsi pangan lokal yang lebih sehat sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat di daerah. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026 News
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026 News
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.