Probolinggo (beritajatim.id) – Ruas Tol Prosiwangi (Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi) akan dibuka secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026. Pembukaan sementara ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas di jalur pantura wilayah Probolinggo hingga Situbondo.
Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Jundhira Zulkarnain, mengatakan ruas tol tersebut akan difungsikan selama periode arus mudik mulai 14 hingga 29 Maret 2026. Pengoperasian bersifat terbatas dengan jam operasional dari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB setiap hari.
Menurut Safiq yang juga menjabat sebagai Kasatgas Kamseltibcarlantas dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 Polres Probolinggo, jalur yang dibuka meliputi dua lajur, yakni lajur A dan B, dengan rute Kraksaan–Paiton–Situbondo Barat.
Namun, tidak semua jenis kendaraan dapat melintas di seluruh ruas tersebut. Untuk segmen Paiton hingga Situbondo Barat, akses hanya diperbolehkan bagi kendaraan Golongan I seperti mobil pribadi dan kendaraan penumpang ringan.
Pos Pelayanan Disiapkan di Exit Tol
Guna mendukung keamanan dan kenyamanan perjalanan pemudik, Polres Probolinggo telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan di beberapa titik strategis. Pos-pos tersebut ditempatkan di exit tol yang berada dalam wilayah hukum Polres Probolinggo.
Beberapa titik yang telah disiapkan antara lain exit tol Paiton, Kraksaan, Gending, dan Leces. Pos tersebut akan difungsikan untuk memberikan pelayanan kepada pemudik, mulai dari bantuan informasi hingga penanganan situasi darurat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
AKP Safiq menjelaskan bahwa keberadaan pos ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan selama masa mudik.
Imbauan Keselamatan untuk Pemudik
Selain menyiapkan infrastruktur pendukung, kepolisian juga mengingatkan para pemudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik. Kondisi kendaraan harus dipastikan dalam keadaan layak jalan sebelum digunakan untuk perjalanan jauh.
Pengendara juga diminta untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta memanfaatkan rest area atau tempat istirahat jika merasa lelah di perjalanan. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama arus mudik yang biasanya mengalami peningkatan volume kendaraan.
Pembukaan fungsional Tol Prosiwangi diharapkan menjadi alternatif jalur yang dapat mempercepat waktu tempuh pemudik menuju wilayah Situbondo hingga Banyuwangi, sekaligus membantu mengurangi kepadatan di jalur utama pantura Jawa Timur selama periode Lebaran 2026. (tin)







