Surabaya (beritajatim.id) – Upaya memperkuat sinergi komunikasi institusi terus dilakukan Universitas Airlangga melalui kegiatan roadshow sosialisasi yang digelar oleh Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP). Kegiatan ini berlangsung di Gedung Sekolah Pascasarjana (SPS) Kampus B UNAIR, Selasa (14/4/2026), sebagai bagian dari strategi peningkatan koordinasi antarunit kerja.
Delegasi PHMP dipimpin oleh Hilda Yunita Sabrie bersama Winda Kusumawardani. Kehadiran tim disambut oleh Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana UNAIR, Suparto Wijoyo, serta jajaran civitas akademika dan pengelola humas di lingkungan SPS.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Dharma Udayana ini menjadi forum penting untuk menyamakan persepsi terkait standar operasional prosedur (SOP) di bidang kehumasan dan keprotokolan. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pengelolaan media digital yang terintegrasi guna mendukung publikasi institusi secara lebih efektif.
Dalam pemaparannya, PHMP menegaskan peran strategis sebagai pusat diseminasi informasi dan publikasi capaian universitas. Beberapa aspek yang disosialisasikan meliputi prosedur pengajuan layanan protokol untuk kegiatan resmi, alur peliputan oleh tim UNAIR News, serta strategi optimalisasi konten melalui kanal media sosial resmi.
Selain penguatan fungsi kehumasan, perhatian juga diarahkan pada pemutakhiran data katalog pakar dan pengelolaan opini publik melalui artikel ilmiah populer. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan informasi sekaligus memastikan potensi akademik yang dimiliki dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.
Melalui pendekatan layanan komunikasi satu pintu, UNAIR berupaya membangun sistem publikasi yang lebih terstruktur dan konsisten. Koordinasi antara PHMP dan Sekolah Pascasarjana diharapkan mampu memperkuat citra institusi, sekaligus mendukung penyebarluasan informasi terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Inisiatif ini menjadi bagian dari transformasi komunikasi di lingkungan perguruan tinggi, di mana akurasi informasi, kecepatan publikasi, serta kualitas konten menjadi kunci dalam menjangkau publik secara lebih luas, termasuk melalui platform digital dan media sosial. (hdl)


as a preferred source on Google




