Surabaya (beritajatim.id) – Universitas Airlangga resmi mewisuda sebanyak 2.605 lulusan dalam prosesi Wisuda Periode 261 yang digelar di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C, Surabaya, pada 11–12 April 2026. Para lulusan tersebut berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai sarjana, magister hingga doktoral.
Momentum wisuda pertama di tahun 2026 ini menjadi penegasan komitmen kampus dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang tidak hanya berkompetensi tinggi, tetapi juga memiliki integritas moral. Rektor UNAIR, Muhammad Madyan, mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater serta menjunjung tinggi nilai-nilai HEBAT yang menjadi filosofi institusi.
Dalam arahannya, ia menekankan bahwa lulusan UNAIR harus mampu menggabungkan keunggulan akademik dengan etika dan karakter. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang dimiliki akan memiliki dampak besar jika disertai dengan tanggung jawab moral dalam penerapannya di masyarakat.
Rektor juga mendorong para lulusan untuk tidak berjalan sendiri dalam membangun karier. Ia menilai sinergi antaralumni melalui jejaring yang kuat menjadi kunci dalam memperluas kontribusi, baik di tingkat nasional maupun global. Kolaborasi tersebut diyakini mampu membuka peluang lebih besar dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompetitif.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari fasilitas fisik, tetapi juga dari kiprah para alumninya di berbagai sektor. Alumni UNAIR disebut telah tersebar di berbagai negara dan bidang profesi, mencerminkan daya saing lulusan yang mampu menembus batas geografis dan disiplin ilmu.
Reputasi internasional UNAIR, lanjutnya, merupakan hasil dari keberanian mahasiswa dalam berprestasi di tingkat global. Capaian tersebut tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang didukung oleh kurikulum serta budaya akademik yang mendorong inovasi dan pemikiran kritis.
Selain itu, kontribusi mahasiswa UNAIR dalam forum internasional seperti diplomasi dan debat global juga menjadi bukti bahwa kualitas intelektual lulusan mampu bersaing di panggung dunia. Hal ini sekaligus memperkuat posisi UNAIR sebagai salah satu perguruan tinggi dengan reputasi global yang terus berkembang.
Di akhir prosesi, rektor menyampaikan apresiasi kepada para lulusan atas pencapaian yang diraih, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan wali yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka.
Wisuda ini diharapkan menjadi titik awal bagi para lulusan untuk terus berkarya, memperkuat jejaring alumni, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia internasional. (hdl)


as a preferred source on Google




