Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Utang Melonjak 36 persen, Pakar Ingatkan Beban Besar bagi Pemerintah Selanjutnya

Utang Melonjak 36 persen, Pakar Ingatkan Beban Besar bagi Pemerintah Selanjutnya

RenniRenni Ekonomi 28 Agustus 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (foto: Dok Setkab)

Surabaya (beritajatim.id) – Realisasi pembiayaan utang pemerintah Indonesia terus mengalami peningkatan tajam sepanjang tahun 2024. Hingga akhir Juli 2024, pemerintah telah menarik utang baru sebesar Rp 266,3 triliun, yang mencatat lonjakan sebesar 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp 195 triliun. Peningkatan ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap perekonomian nasional.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan bahwa peningkatan utang diperlukan untuk menutupi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, lonjakan utang yang signifikan ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pemerintah akan mengelola beban utang yang semakin berat.

Lampu Kuning Bagi Perekonomian

Pakar Ekonomi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR), Prof. Dr. Sri Herianingrum, SE, MSc, menegaskan bahwa lonjakan pembiayaan utang sebesar 36 persen ini merupakan “lampu kuning” bagi perekonomian Indonesia. Menurutnya, jika utang tidak dikelola dengan baik, akan menjadi beban besar bagi pemerintah, terutama dalam hal pembayaran pokok dan bunga utang.

“Utang yang terus meningkat tanpa pengelolaan yang tepat dapat menjadi beban berat bagi pemerintahan berikutnya. Meskipun utang dapat digunakan untuk mendukung perekonomian, jika melebihi batas aman, risiko yang dihadapi akan sangat besar,” jelas Prof. Sri Herianingrum.

Prof. Sri Herianingrum juga mengingatkan tentang risiko jangka panjang yang harus diantisipasi oleh pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi. Meskipun rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini masih berada di kisaran 32 persen, yang dianggap aman menurut undang-undang, peningkatan utang ini tetap perlu mendapat perhatian serius.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

“Pemerintah harus memiliki strategi pengelolaan utang yang jelas untuk memastikan utang tidak menjadi beban di masa depan. Diversifikasi instrumen utang dan pengelolaan risiko yang baik sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi,” tambahnya.

Dampak Terhadap Daya Saing Ekonomi

Dalam konteks daya saing ekonomi, Prof. Sri Herianingrum menekankan bahwa pengelolaan utang yang tidak baik dapat merusak reputasi Indonesia di mata investor internasional. Menurutnya, ketergantungan yang berlebihan pada utang dapat memberikan sinyal negatif bagi pasar global.

“Terlalu banyak utang dapat menurunkan kepercayaan investor internasional. Meskipun cadangan devisa meningkat, ketergantungan yang besar pada utang bukanlah tanda yang baik bagi perekonomian,” ungkapnya.

Ia menekankan pentingnya penggunaan utang yang mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, seperti pengendalian inflasi dan penciptaan lapangan kerja.

“Utang harus digunakan untuk mencapai target-target ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi yang stabil, inflasi yang terkendali, dan penciptaan lapangan kerja. Dengan pengelolaan yang baik, utang bisa menjadi alat yang efektif untuk mencapai tujuan-tujuan ini,” tutupnya. (ren)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati Universitas Airlangga Utang Negara
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi
FKH UNAIR dan Pemkab Bojonegoro memperkuat kolaborasi pencegahan stunting melalui edukasi protein hewani, skrining, dan pendampingan masyarakat.

FKH UNAIR dan Pemkab Bojonegoro Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Edukasi Protein Hewani Berbasis Data

8 Juli 2026 News

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.