Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Wamendagri Minta Kepala Daerah Pimpin Langsung Percepatan Eliminasi TBC 2030

Wamendagri Minta Kepala Daerah Pimpin Langsung Percepatan Eliminasi TBC 2030

Ade MSGAde MSG News 11 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wamendagri Akhmad Wiyagus
Wamendagri Akhmad Wiyagus

Jakarta (beritajatim.id) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus meminta kepala daerah di seluruh Indonesia mengambil peran kepemimpinan langsung dalam percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC). Langkah ini dinilai krusial untuk mencapai target nasional eliminasi TBC pada 2030 sekaligus mendukung program hasil terbaik cepat (quick win) Presiden RI.

Permintaan tersebut disampaikan Wiyagus dalam Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata Percepatan Eliminasi TBC Berkelanjutan yang digelar secara hybrid dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Indonesia Peringkat Kedua Kasus TBC Tertinggi

Mengacu pada Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menempati posisi kedua dengan jumlah kasus TBC tertinggi di dunia. Di sisi lain, angka penemuan kasus di dalam negeri baru mencapai 62 persen. Artinya, masih terdapat kasus yang belum terdeteksi dan berpotensi menularkan penyakit di masyarakat.

Menurut Wiyagus, kondisi ini tidak bisa ditangani secara sektoral atau hanya menjadi tanggung jawab dinas kesehatan. Penanggulangan TBC membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta keterlibatan aktif pemerintah daerah (Pemda) hingga ke level terbawah.

Peran Strategis Kepala Daerah dan RPJMD

Wiyagus menekankan bahwa peran Pemda telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Dalam regulasi tersebut, daerah didorong memasukkan indikator penanganan TBC ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta Rencana Strategis (Renstra) perangkat daerah.

Baca Juga:  Menghapus Sekat, Sepakbola Sarung Menyatukan Polisi dan Wartawan di Jombang

Selain itu, kepala daerah juga diminta memastikan koordinasi pelaksanaan program penanggulangan TBC berjalan efektif di wilayah masing-masing. Keberadaan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) perlu diperkuat agar aktif, fungsional, serta dievaluasi secara berkala.

Ia juga menegaskan bahwa capaian penanganan TBC seharusnya menjadi indikator kinerja kepala daerah, bukan semata indikator sektor kesehatan.

Peran Camat hingga RT/RW Diperkuat

Dalam forum tersebut, Wiyagus turut menyoroti pentingnya peran camat sebagai koordinator wilayah. Camat diharapkan mampu menggerakkan pemerintah desa dan kelurahan, kader TP PKK, Posyandu, hingga RT/RW untuk mengoptimalkan deteksi dini kasus TBC di tingkat komunitas.

Menurutnya, camat, lurah, dan kepala desa perlu memiliki indikator kinerja utama (KPI) terkait tata kelola dan mobilisasi penanggulangan TBC. Pendekatan ini bukan menitikberatkan aspek medis, melainkan penguatan koordinasi dan percepatan aksi kolaboratif di lapangan.

Dorong Gerakan TOSS TB

Wiyagus berharap pemerintah daerah secara aktif menjalankan gerakan Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TB. Strategi tersebut dinilai efektif untuk memastikan pasien tidak hanya terdeteksi, tetapi juga menjalani pengobatan hingga tuntas sehingga memutus rantai penularan.

Rapat koordinasi tersebut juga dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Murti Utami, serta perwakilan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Melalui sinergi pusat dan daerah, pemerintah menargetkan percepatan eliminasi TBC berjalan terukur, sistematis, dan berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia bebas TBC pada 2030. (rio)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Kemendagri RI TBC
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.