Mojokerto (beritajatim.id) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan pentingnya langkah preventif di bidang kesehatan sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kesehatan menjadi fondasi utama dalam mendukung pencapaian Panca Cita, khususnya cita pertama mengenai peningkatan kualitas SDM.
Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya bertemu dengan puluhan kader motivator kesehatan dan anggota PKK Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Selasa (19/8).
“Untuk menjadi SDM yang berkualitas, tentu harus sehat. Karena itu, tindakan preventif sangat penting, terutama terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi, kolesterol, dan asam urat. Masyarakat harus sadar dan mau melakukan pencegahan sejak dini,” tegas Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.
Ia menambahkan, kualitas kesehatan masyarakat akan berdampak langsung pada indeks kesehatan Kota Mojokerto. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan tidak hanya sebatas diri pribadi, tetapi juga lingkungan sekitar.
“Selain kesehatan diri, penting juga menjaga kualitas kesehatan air, udara, dan tanah. Ini akan menjadi warisan berharga untuk anak cucu kita nanti. Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan kesehatan melalui langkah preventif,” ujarnya.
Dengan sinergi kolektif tersebut, Wali Kota Mojokerto berharap masyarakat semakin peduli terhadap pola hidup sehat serta menjaga lingkungan demi terwujudnya SDM unggul dan berkualitas.
“Sebagai kader motivator kesehatan dan anggota PKK, harus bisa menjadi motor penggerak sekaligus teladan bagi masyarakat,” pungkasnya. (tin)


as a preferred source on Google




