Surabaya (beritajatim.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siap melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tahun 2024. Program imunisasi MR dan HPV di Kota Surabaya akan dimulai pada 5 Agustus 2024.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Program Imunisasi dan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri terkait.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan bahwa imunisasi lanjutan untuk anak usia sekolah bertujuan untuk mempertahankan tingkat kekebalan dan memperpanjang masa perlindungan anak yang telah mendapatkan imunisasi dasar.
“Target kami adalah mencapai minimal 95 persen cakupan imunisasi di setiap pos untuk setiap antigen vaksin di wilayah Kota Surabaya,” kata Nanik Sukristina pada Rabu (17/7/2024).
Nanik menambahkan bahwa program imunisasi ini akan mencakup penyakit Campak Rubela, Tetanus, Difteri, dan Kanker Leher Rahim. Imunisasi akan diberikan di berbagai satuan pendidikan, termasuk Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Luar Biasa (SLB), dan Pondok Pesantren.
“Bagi anak usia sekolah yang tidak bersekolah, imunisasi akan difasilitasi di Posyandu, Puskesmas, Pustu, Yayasan, atau panti asuhan,” tambah Nanik.
Adapun jadwal dan jenis imunisasi yang akan diberikan meliputi beberapa kategori sasaran anak sekolah. Anak kelas 1 (usia 7 tahun) akan mendapatkan Imunisasi Campak Rubela (MR) pada Agustus 2024 dan Difteri Tetanus (DT) pada November 2024. Anak kelas 2 (usia 8 tahun) akan menerima Imunisasi Difteri Tetanus (DT) pada November 2024.
Anak kelas 5 (usia 11 tahun) akan mendapatkan Imunisasi Difteri Tetanus (DT) pada November 2024, serta imunisasi HPV Dosis I untuk anak perempuan pada Agustus 2024. Anak kelas 6 perempuan (usia 12 tahun) akan menerima imunisasi HPV Dosis 2 pada Agustus 2024.
“Frekuensi pemberian imunisasi untuk enam kategori sasaran tersebut dilakukan sekali dalam periode pelaksanaannya,” imbuh Nanik.
Nanik juga mengimbau semua pihak untuk berperan aktif dan mendukung pelaksanaan BIAS tahun 2024 di Kota Surabaya. Dukungan ini diharapkan dapat mencapai herd immunity yang tinggi, merata, dan berkualitas.
“Dengan demikian, kita dapat mencegah dan mengendalikan kejadian luar biasa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi di Kota Surabaya,” pungkasnya. (hdl)


as a preferred source on Google




