Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Pembiayaan Iklim Global Butuh Anggaran 3 Triliun Dollar AS per Tahun!

Pembiayaan Iklim Global Butuh Anggaran 3 Triliun Dollar AS per Tahun!

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 28 Juli 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi bencana kekeringan sebagai dampak perubahan iklim
Ilustrasi bencana kekeringan sebagai dampak perubahan iklim (foto: pixabay)

Belem (beritajatim.id) – Menteri Keuangan Amerika Serikat, Janet Yellen, mengungkapkan bahwa transisi global menuju ekonomi rendah karbon memerlukan tambahan investasi sebesar 3 triliun Dollar AS per tahun hingga 2050. Angka ini jauh melebihi tingkat pembiayaan saat ini dan dianggap sebagai peluang ekonomi terbesar abad ke-21.

Dalam pidatonya di Belem, Brasil, Yellen menekankan bahwa meskipun pemerintah AS berkomitmen untuk mencapai tujuan emisi nol bersih, upaya tersebut memerlukan kepemimpinan global yang lebih luas. “Mengabaikan perubahan iklim dan hilangnya keanekaragaman hayati bukan hanya kebijakan lingkungan yang buruk, tetapi juga kebijakan ekonomi yang buruk,” ujar Yellen setelah menghadiri pertemuan para pemimpin keuangan G20 di Rio de Janeiro pada Kamis dan Jumat lalu.

Yellen menjelaskan bahwa pada 2022, negara-negara maju telah mengalokasikan dan memobilisasi dana iklim sebesar 116 miliar Dollar AS untuk negara-negara berkembang, dengan 40 persen di antaranya berasal dari bank pembangunan multilateral (MDB) seperti Bank Dunia dan Bank Pembangunan Inter-Amerika (IDB). Namun, bank-bank ini kini telah menetapkan target baru untuk pendanaan.

Menurut Yellen, kebutuhan pendanaan untuk transisi iklim merupakan peluang ekonomi yang besar dan dapat mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta inklusif, termasuk di negara-negara yang kekurangan investasi. “Kami berharap program ini akan memberikan insentif bagi investasi sektor swasta yang lebih besar di kawasan yang mendukung alam,” tambahnya.

Baca Juga:  Israel dan Hamas Sepakat Gencatan Senjata, Fase Pertama Kesepakatan Perdamaian Dimulai?

Selama kunjungannya di Belem, Yellen bertemu dengan menteri keuangan dari negara-negara lembah Amazon dan Presiden IDB, Ilan Goldfajn. Ia menegaskan kembali komitmen AS terhadap platform ‘Amazonia Forever’ yang menawarkan pendekatan holistik untuk pembangunan berkelanjutan melalui pendanaan, persiapan proyek, dan kolaborasi.

Yellen juga mengungkapkan bahwa hampir dua tahun lalu, ia mendorong MDB untuk memperluas misi dan kapasitas pinjaman mereka guna mencakup upaya penanggulangan perubahan iklim. Investasi swasta dalam jumlah besar tetap diperlukan, dan Departemen Keuangan AS, Kementerian Keuangan Brasil, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya sedang berusaha meningkatkan keterlibatan dengan sektor swasta.

Pada Sabtu (27/7/2024), Yellen meluncurkan inisiatif baru bersama negara-negara di kawasan lembah Amazon, termasuk Brasil, Kolombia, Ekuador, Guyana, Peru, dan Suriname. Inisiatif ini bertujuan memerangi kejahatan lingkungan seperti penebangan liar dan pemanenan satwa liar yang mengancam keanekaragaman hayati dan ekosistem Amazon.

Dengan upaya ini, Yellen berharap dapat mempercepat mobilisasi investasi untuk mendukung pelestarian alam dan memajukan transisi iklim global. (hdl/voaindonesia)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
ekonomi rendah karbon Janet Yellen Menteri Keuangan AS Perubahan iklim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.