Surabaya (beritajatim.id) – Aksi demonstrasi mahasiswa di Surabaya berlangsung di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, pada Jumat (23/8/2024). Demonstrasi ini dimulai setelah salat Jumat sekitar pukul 12.30 WIB.
Saat itu, sebuah mobil komando sudah hadir di lokasi, diikuti oleh kedatangan massa yang langsung berkumpul di depan Gedung DPRD Jatim untuk memulai orasi.
Para mahasiswa secara bergantian menyuarakan tuntutan mereka dari atas mobil komando. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah penolakan terhadap pengaruh kuat satu keluarga dalam pemerintahan.
AKBP Arif Fazzlurahman, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, menginformasikan bahwa arus lalu lintas di Jalan Indrapura mulai ditutup sejak pukul 12.30 WIB dan dilakukan rekayasa lalu lintas. “Penutupan sudah dilakukan sekitar 10 menit lalu, dan rekayasa lalu lintas sudah diterapkan,” ujar Arif.
Lalu lintas dari Jalan Bubutan menuju Jalan Indrapura dialihkan ke Jalan Kebun Rojo dan Stasiun Kota. Selain itu, arus lalu lintas dari Jalan Veteran menuju Jalan Pahlawan juga dialihkan ke Jalan Stasiun Kota.
Pengaturan lalu lintas lainnya termasuk pengalihan arus dari Jalan Pasarturi menuju Jalan Indrapura ke arah Jalan Bubutan.
Dalam rangka pengamanan, Polrestabes Surabaya mengerahkan 1.997 personel di empat lokasi berbeda, dengan fokus utama di Gedung DPRD Jatim yang dijaga oleh 1.038 personel.
Para mahasiswa yang ikut dalam aksi ini berasal dari berbagai universitas di Surabaya, termasuk Universitas Airlangga, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Demonstrasi ini bertujuan untuk mengawal putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan putusan Nomor 60/PUU/XXII/2024 yang mengubah ambang batas pencalonan partai politik atau gabungan partai politik dalam mengusung pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Selain itu, putusan Nomor 70/PUU-XXII/2024 menegaskan bahwa batas usia minimum calon kepala daerah dihitung sejak penetapan pasangan calon oleh KPU. (hdl)


as a preferred source on Google




