Jakarta (beritajatim.id) – Pertamina EP Donggi Matindok Field (PEP DMF), bagian dari Zona 13, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, kembali mencatatkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan di ASEAN Energy Awards 2024.
Penghargaan ini diselenggarakan oleh ASEAN Centre for Energy (ACE) dan diikuti oleh berbagai perusahaan dari industri di Asia Tenggara.
Pada ajang tersebut, PEP DMF menerima penghargaan dalam kategori Energy Management in Buildings and Industry – Special Submission of the ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards 2024.
Penghargaan ini diberikan atas inovasi “Energy Efficiency Improvement by Implementation LOTION (Load Priority Selection)” yang sukses meningkatkan efisiensi energi di perusahaan.
Menurut General Manager Zona 13, Andry, inovasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan melalui program Environmental, Social, and Governance (ESG), terutama dalam penerapan teknologi ramah lingkungan dan peningkatan efisiensi energi.
“Ini adalah hasil kerja keras tim dan komitmen kami untuk menjadi pemimpin dalam energi berkelanjutan di ASEAN,” ujar Andry.
Program inovatif ini mengoptimalkan penggunaan energi di Central Processing Plant dengan seleksi beban energi berbasis prioritas, yang mampu meningkatkan keandalan produksi meski hanya dengan satu Gas Turbin Generator (GTG) yang beroperasi.
Implementasi ini mengurangi penggunaan energi sebesar 14.235 GJ, dan sebelumnya juga telah meraih Subroto Award serta Gold di International Convention on Quality Control Circles (ICQCC) 2023.
ASEAN Energy Awards 2024 berlangsung bersamaan dengan ASEAN Energy Business Forum dan ASEAN Ministers on Energy Meeting, yang menjadi platform penting untuk membahas perkembangan sektor energi dan memperluas kerjasama di Asia Tenggara. (hdl)


as a preferred source on Google




