Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Oil&Gas»Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

RenniRenni Oil&Gas 31 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.

Balikpapan (beritajatim.id) – Proyek pengembangan Manpatu yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) terus menunjukkan progres signifikan dengan keberhasilan pelaksanaan load out jacket pada 26 Maret 2026. Tahapan ini berlangsung di fasilitas fabrikasi milik PT Meindo Elang Indah di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Keberhasilan load out jacket menjadi tonggak penting dalam rangkaian pengembangan Proyek Manpatu, setelah sebelumnya dilakukan proses first cut of steel pada Mei 2025. Tahap berikutnya yang akan dijalankan adalah sail away jacket menuju lokasi instalasi di perairan Kalimantan Timur.

Proyek Manpatu sendiri merupakan pengembangan dari temuan sumur eksplorasi Manpatu di wilayah offshore South Mahakam, sekitar 35 kilometer dari pesisir Balikpapan. Dengan kedalaman laut mencapai 50 hingga 60 meter, proyek ini dirancang untuk menopang peningkatan produksi gas dan kondensat dengan kapasitas desain hingga 80 MMSCFD.

Secara teknis, proyek ini mencakup pekerjaan besar mulai dari fabrikasi dan instalasi jacket serta piles dengan total berat sekitar 1.380 ton, hingga topside seberat 1.100 ton. Selain itu, terdapat pula modifikasi anjungan eksisting, pemasangan pipa bawah laut sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer berdiameter 14 inci, serta pekerjaan subsea yang memiliki kompleksitas tinggi. Dalam pengembangannya, proyek ini juga melibatkan pengeboran 11 sumur baru.

General Manager PHM, Setyo Sapto Edi, menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung target produksi migas nasional. Ia menyebutkan bahwa PHM terus mengedepankan inovasi dan penerapan teknologi terbaik di industri hulu migas guna memastikan efisiensi dan keberlanjutan operasi.

Baca Juga:  Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono Tinjau Operasi Pertamina Hulu Mahakam, Perkuat Dukungan Energi untuk Ibu Kota Nusantara

Selain kontribusi terhadap produksi energi, proyek ini juga mencatatkan capaian penting dalam peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Untuk pertama kalinya di wilayah Mahakam, PHM mengimplementasikan penggunaan pipa penyalur lokal berbasis Electric Resistance Welding (ERW) secara menyeluruh, mulai dari sistem subsea hingga riser.

Dari sisi keselamatan kerja, Proyek Manpatu menunjukkan performa yang kuat dengan pencapaian lebih dari dua juta jam kerja tanpa insiden kehilangan waktu kerja hingga Maret 2026. Dengan skala pekerjaan yang besar, total jam kerja proyek diproyeksikan melampaui tiga juta jam hingga tahap penyelesaian.

Proyek ini juga tergolong sebagai proyek fast track sejak ditemukannya cadangan gas di sumur eksplorasi Manpatu-1x pada kuartal pertama 2022. Dalam konteks pengelolaan lapangan migas yang mulai menua, inovasi dan percepatan proyek menjadi faktor kunci dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Keberhasilan tahap load out jacket tidak lepas dari sinergi antara PHM dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kontraktor Engineering, Procurement, Supply, Construction, and Commissioning (EPSCC). Kolaborasi ini dinilai krusial dalam menjaga target penyelesaian proyek tetap sesuai jadwal.

Selanjutnya, PHM menargetkan proses load out dan sail away topside pada pertengahan April 2026. Instalasi keseluruhan struktur jacket dan topside dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026, dengan target platform terpasang pada awal kuartal III 2026. Adapun produksi perdana atau onstream ditargetkan mulai kuartal I tahun 2027.

Baca Juga:  Menteri ESDM Bahlil Tegaskan Tak Ada Kelangkaan BBM, Swasta Diminta Kerja Sama dengan Pertamina

Progres Proyek Manpatu menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat pasokan energi nasional, sekaligus menunjukkan akselerasi investasi sektor hulu migas di Indonesia. (ren)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Pertamina Hulu Mahakam
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026 Oil&Gas
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026 Oil&Gas
Pertamina Hulu Indonesia melampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan capaian 60,44 ribu bopd dan 619 mmscfd gas.

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

15 Mei 2026 Oil&Gas
PHE percepat pengembangan lapangan migas untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan global dan penurunan produksi.

Pertamina Hulu Energi Percepat Pengembangan Migas, Strategi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

7 April 2026 Oil&Gas
Pertamina Drilling tampil di forum global Osaka, dorong transformasi pengeboran berbasis energi bersih dan praktik berkelanjutan.

Pertamina Drilling Tembus Forum Global di Osaka, Dorong Transformasi Pengeboran Menuju Energi Bersih

28 Maret 2026 Oil&Gas
Elnusa memperkuat strategi bisnis adaptif untuk menangkap peluang industri energi dan mendukung target produksi migas nasional 1 juta barel per hari.

Strategi Bisnis Adaptif Elnusa Tangkap Peluang Industri Energi, Dukung Target Produksi Migas Nasional

14 Maret 2026 Oil&Gas
Leave A Reply Cancel Reply

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.