Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Politik»Ancaman Hoaks Berbasis AI di Pilkada 2024, Pakar Stikosa AWS Ingatkan Pentingnya Literasi Digital

Ancaman Hoaks Berbasis AI di Pilkada 2024, Pakar Stikosa AWS Ingatkan Pentingnya Literasi Digital

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Politik 10 Oktober 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Riesta Ayu Oktarina, pemerhati media dari Stikosa AWS
Riesta Ayu Oktarina, pemerhati media dari Stikosa AWS

Surabaya (beritajatim.id) – Pakar media dari Stikosa AWS, Riesta Ayu Oktarina, mengingatkan bahaya hoaks berbasis AI yang semakin marak menjelang Pilkada 2024.

Sejumlah hoaks mulai dari giveaway palsu hingga berita bohong tentang tokoh politik seperti Gibran Rakabuming Raka terus tersebar di media sosial, menciptakan tantangan besar bagi literasi digital masyarakat.

Riesta menyebutkan bahwa media sosial menjadi saluran utama penyebaran hoaks karena banyak pengguna lebih mempercayai informasi di platform ini dibandingkan media berita resmi. Kebiasaan re-share tanpa verifikasi semakin mempercepat penyebaran informasi palsu.

“Pengguna media sosial sering tidak memiliki literasi digital yang memadai. Mereka cenderung membagikan informasi yang selaras dengan keyakinan mereka tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu,” kata Riesta pada Kamis (10/10/2024).

Sosial media seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp, menurut Riesta, memiliki algoritma yang memperkuat konten viral, termasuk hoaks yang bersifat emosional atau sensasional.

Hal ini seringkali menyebabkan informasi palsu lebih cepat viral dibandingkan berita yang benar dan netral.

Selain itu, perkembangan teknologi AI seperti deepfake, manipulasi gambar, dan suara sintetis membuat hoaks semakin sulit dideteksi.

Teknologi deepfake memungkinkan manipulasi video atau suara untuk menciptakan kesan seolah-olah seseorang melakukan atau mengatakan sesuatu yang tidak pernah mereka lakukan.

Riesta menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital untuk menangkal hoaks. “Literasi digital harus diajarkan di berbagai lembaga pendidikan agar masyarakat mampu membedakan informasi yang benar dari yang salah,” jelasnya.

Baca Juga:  Wapres Ma'ruf Amin: Kerja Sama Solid Jadi Kunci Sukses Kabinet Indonesia Maju

Sebagai langkah menghadapi ancaman ini, Riesta menyerukan kerja sama antara pemerintah, platform teknologi, dan masyarakat untuk mengatasi penyebaran hoaks berbasis AI. Edukasi dan regulasi yang jelas harus disuarakan demi mencegah masalah yang semakin serius ini. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Hoaks Pilkada 2024 stikosa aws
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Iman Sukri

RUU Penyadapan demi Kepastian Hukum, Standarisasi Aturan, dan Perlindungan Hak Privasi

7 Juli 2026 Politik
Pertemuan Jaringan Pimpinan Perguruan Tinggi APTIK di Universitas Atmajaya Yogyakarta, (foto: Istimewa)

Pernyataan Moral APTIK: Sorot Kebebasan Sipil hingga Tata Kelola Pemerintahan

30 Juni 2026 Politik
Gita Wirjawan

Gita Wirjawan: Indonesia Harus Tinggalkan Politik Elektabilitas dan Utamakan Integritas Pemimpin

25 Juni 2026 Politik

Cara Unik Pemkot Surabaya Hapus 68 Titik TPS Liar dengan Pot Bunga: Satire dan Estetik

3 Juni 2026 Politik

Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya dan Jakarta Bisa Langsung Pulang Tanpa Antre Pemeriksaan

2 Juni 2026 Politik

Pemkab Mojokerto Perkuat Transformasi Posyandu, 562 Terdaftar Kemendagri

20 Mei 2026 Politik
Leave A Reply Cancel Reply

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Iman Sukri

RUU Penyadapan demi Kepastian Hukum, Standarisasi Aturan, dan Perlindungan Hak Privasi

7 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.