Jakarta (beritajatim.id) – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya bersama Knowledge Catalyst, perusahaan teknologi asal Singapura, meluncurkan platform inovatif berbasis blockchain yang bertujuan memperkuat sistem manajemen catatan akademik dan meningkatkan konektivitas antar institusi. Peluncuran ini dilakukan pada Hari Inovasi Indonesia.
Platform ini memungkinkan mahasiswa untuk menyimpan, mengakses, dan membagikan dokumen akademik terverifikasi, seperti transkrip dan ijazah, dengan aman kepada pemberi kerja, universitas lain, dan mitra industri.
Dr. Yohanes Eko Adi Prasetyanto, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya Manusia, menyatakan, “Kami bangga memperkenalkan sistem aman dan transparan untuk pengelolaan catatan akademik di Unika Atma Jaya. Langkah strategis ini penting untuk membangun ekosistem pendidikan dan meningkatkan daya saing di pasar global.”
Lebih lanjut, Dr. Yohanes Eko menjelaskan bahwa platform ini diharapkan dapat meningkatkan standar pengelolaan dokumen di institusi pendidikan, mencegah pemalsuan data, serta meningkatkan efisiensi operasional. Dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang semakin digital, platform ini menjadikan institusi sebagai pemimpin dalam inovasi pengelolaan data akademik.
Dengan akses real-time ke dokumen terverifikasi, platform ini mempercepat proses rekrutmen, memperkuat reputasi institusi, dan membuka peluang kolaborasi antar lembaga. Regina Kanani, Director of Product Knowledge Catalyst, menambahkan, “Kemitraan dengan Unika Atma Jaya adalah awal yang baik untuk menciptakan ekosistem akademik terpercaya dan menghasilkan lulusan dengan kredensial diakui secara internasional.” (ted)


as a preferred source on Google



