Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Bisnis»Kemenperin Susun Strategi Atasi Kendala Rantai Pasok Industri Otomotif di Indonesia

Kemenperin Susun Strategi Atasi Kendala Rantai Pasok Industri Otomotif di Indonesia

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Bisnis 1 Desember 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza

Jakarta (beritajatim.id) – Industri otomotif Indonesia terus menunjukkan kinerja positif meskipun di tengah situasi global yang penuh tantangan. Baik industri kendaraan bermotor roda dua (KBM roda dua) maupun roda empat (KBM roda empat), keduanya mampu mencatatkan angka pertumbuhan yang mengesankan sepanjang periode Januari hingga Oktober 2024.

Industri kendaraan bermotor roda dua mencatatkan produksi sebesar 5,8 juta unit, dengan penjualan mencapai 5,4 juta unit dan ekspor CPU mencapai 458 ribu unit. Sementara itu, industri kendaraan roda empat menunjukkan peningkatan signifikan dengan 996 ribu unit produksi, 710 ribu unit penjualan, serta 390 ribu unit ekspor CBU dan 80 ribu unit impor CBU.

Kinerja ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,7 persen dibandingkan tahun 2023, menurut Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza dalam diskusi panel Bloomberg Technoz Ecofest 2024 di Jakarta.

Indonesia juga berkomitmen untuk menurunkan emisi karbon sebesar 43,2 persen sesuai dengan kesepakatan global mengenai Net Zero Emission (NZE). Untuk mendukung hal ini, pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai insentif, termasuk penghapusan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), bea masuk 0 persen, dan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk kendaraan listrik.

Faisol menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk mendorong investasi serta mempercepat transisi menuju energi bersih, dengan pendekatan multiple pathway sebagai strategi untuk mencapai target tersebut.

Baca Juga:  Semester I 2024, Kereta Suite Class Compartment dan Luxury Alami Lonjakan Jumlah Penumpang

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemenperin telah mengeluarkan Permenperin Nomor 36 Tahun 2021 tentang Kendaraan Bermotor Roda 4 Emisi Karbon Rendah, yang memberikan insentif pengurangan pajak barang mewah untuk kendaraan dengan emisi karbon rendah. Program ini memberikan perhatian pada komponen lokal yang diproduksi di Indonesia, dengan persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimum tertentu.

“Seiring dengan berkembangnya teknologi dan produksi lokal, Kemenperin terus mendorong pabrikan untuk meningkatkan komponen lokal dalam produk otomotif mereka, yang kini sudah mencapai lebih dari 40 persen pada beberapa produk,” kata Wamenperin.

Target TKDN untuk Kendaraan Listrik

Untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik, pemerintah Indonesia meningkatkan target nilai TKDN kendaraan listrik, yang sebelumnya minimum 40 persen pada tahun 2023, menjadi 40 persen hingga tahun 2026, 60 persen hingga 2029, dan 80 persen pada 2030 dan seterusnya.

Perubahan ini diharapkan dapat mendorong perkembangan industri otomotif dalam negeri yang dapat memberi dampak besar bagi perekonomian nasional.

Faisol menambahkan, keberadaan pabrik otomotif di Indonesia tidak hanya memberikan dampak positif bagi ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada penyerapan lapangan kerja.

Wamenperin juga menekankan pentingnya melindungi rantai pasok industri otomotif, terutama bagi industri kecil dan menengah (IKM) yang terlibat. Jika sektor ini tidak dilindungi, akan terjadi masalah industri jangka panjang, mengingat banyaknya tenaga kerja yang bergantung pada sektor otomotif.

Baca Juga:  Kemenperin Genjot Investasi untuk Startup, Pacu Teknologi Modern bagi IKM Indonesia

“Industri otomotif yang melibatkan IKM harus dipastikan tetap terlindungi, agar tidak terjadi kontraksi yang dapat merugikan seluruh ekosistem industri ini,” ujar Faisol.

Transisi Menuju Kendaraan Listrik

Dalam dua tahun terakhir, penetrasi pasar kendaraan listrik (EV) di Indonesia menunjukkan tren yang positif, dan diperkirakan kendaraan listrik akan mendominasi pasar otomotif Indonesia dalam lima tahun mendatang.

Untuk itu, pemerintah perlu memikirkan langkah transisi yang tepat, agar industri otomotif tidak mengalami penurunan produksi.

Rachmat Kaimuddin, Ketua Satgas Transisi Energi Nasional, mengatakan bahwa negara-negara tetangga seperti Thailand sudah mempersiapkan peralihan menuju Electric Vehicle (EV). Rachmat menegaskan bahwa langkah transisi menuju kendaraan listrik adalah hal yang tidak bisa dihindari.

Rachmat juga mengingatkan agar pemerintah menjaga kualitas kendaraan listrik yang masuk ke pasar Indonesia, memastikan bahwa konsumen mendapatkan produk yang berkualitas. Kemenperin berperan dalam menjaga agar kendaraan listrik yang beredar memenuhi standar kualitas tinggi, yang menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Pemerintah harus memastikan bahwa kendaraan listrik yang masuk ke pasar Indonesia adalah produk yang baik dan dapat diterima oleh konsumen,” tutup Rachmat. (hdl)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Perkuat Ketahanan Pangan, SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Kurban

29 Mei 2026 Bisnis
Bank Jatim meraih Digital Innovation Award 2026 berkat transformasi digital melalui JConnect dan inovasi layanan perbankan modern.

Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026, JConnect Jadi Motor Transformasi Digital Perbankan

23 Mei 2026 Bisnis

Sony Masih Rahasiakan Jadwal Rilis PS6, Krisis Komponen Global Jadi Penentu Utama

12 Mei 2026 Bisnis

Bakti BCA Dukung Pelestarian Macan Tutul Jawa, 8 Individu Teridentifikasi di TNBTS

4 Mei 2026 Bisnis

Rakernas I Ivendo Tetapkan 8 Program Prioritas, Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

2 Mei 2026 Bisnis

Dukung Kelestarian Lingkungan, Cinema XXI Kini Izinkan Penonton Bawa Tumbler ke Studio

24 April 2026 Bisnis
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Polres Ponorogo menangkap dua pelaku curanmor lintas kota asal Brebes. Polisi mengamankan lima motor curian yang dijual melalui sistem COD.

Komplotan Curanmor Lintas Kota Dibekuk di Ponorogo, Polisi Amankan 5 Motor Hasil Curian

2 Juni 2026
Gakkum Kehutanan dan Dishut Lampung menangkap dua pelaku illegal logging di Hutan Lindung Batu Serampok. Satu pelaku merupakan residivis.

Illegal Logging di Hutan Lindung Lampung Terbongkar, Dua Pelaku Ditangkap Saat Angkut 62 Potong Kayu Hasil Tebangan

2 Juni 2026
Wamen ESDM Yuliot melantik 745 PNS baru dan menegaskan peran strategis talenta muda dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

Wamen ESDM Lantik 745 PNS Baru, Siapkan Talenta Muda Penggerak Swasembada dan Kemandirian Energi Nasional

2 Juni 2026

Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya dan Jakarta Bisa Langsung Pulang Tanpa Antre Pemeriksaan

2 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila 2026,Wakapolda Jatim,Brigjen Pasma Royce,BPIP,Pancasila Pemersatu Bangsa,Polda Jatim,ideologi Pancasila,perdamaian dunia,generasi muda

Hari Lahir Pancasila 2026, Wakapolda Jatim: Pancasila Tetap Jadi Penuntun Bangsa Hadapi Tantangan Global

2 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.