Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
[gtranslate]
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Komisi E DPRD Jatim Dorong Regulasi Ketat Lindungi PMI, Kecam Penembakan di Malaysia

Komisi E DPRD Jatim Dorong Regulasi Ketat Lindungi PMI, Kecam Penembakan di Malaysia

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 6 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Suwandy Firdaus, Anggota Komisi E DPRD Jatim
Suwandy Firdaus, Anggota Komisi E DPRD Jatim

Surabaya (beritajatim.id) – Perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya asal Jawa Timur, kembali menjadi sorotan setelah insiden penembakan yang dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) terhadap lima PMI.

Menanggapi hal ini, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suwandy Firdaus, menegaskan perlunya regulasi yang mengikat baik pemerintah maupun sektor swasta untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan PMI.

“Dengan adanya regulasi dan pengawasan ketat, jumlah pekerja ilegal asal Jawa Timur yang bekerja di luar negeri bisa ditekan. Pemerintah perlu bekerja sama dengan PJTKI dan pihak imigrasi untuk memastikan keberangkatan PMI sesuai prosedur,” ujar Suwandy dalam keterangannya.

Pengawasan Ketat untuk Tekan PMI Ilegal

Suwandy juga menyoroti tingginya angka pengangguran sebagai faktor utama yang mendorong masyarakat bekerja sebagai PMI, bahkan secara ilegal. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak, termasuk Dinas Tenaga Kerja dan PJTKI, untuk menciptakan solusi yang lebih baik.

“Meningkatnya angka pengangguran memaksa masyarakat mencari peluang kerja di luar negeri. Kita perlu memperbaiki hubungan dengan Malaysia agar PMI mendapatkan perlindungan yang layak,” katanya.

Selain itu, Suwandy mengecam keras tindakan APMM yang menembak PMI asal Jawa Timur. Meskipun status mereka ilegal di Malaysia, menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan kecuali jika mereka melakukan tindak pidana serius seperti pencurian atau tindakan yang membahayakan negara.

Baca Juga:  Sambut Ramadan, Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina Berbagi Kebahagiaan

“Kami sangat kecewa dengan arogansi APMM. Malaysia adalah negara sahabat Indonesia, tetapi menembak PMI di tempat seperti menghadapi teroris adalah tindakan yang tidak bisa diterima,” tegasnya.

Evaluasi Kebijakan dan Investigasi Penembakan PMI

Suwandy mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan PJTKI dan Kementerian Luar Negeri terkait pengiriman PMI ke luar negeri. Ia juga menuntut adanya pengawasan ketat bagi PMI asal Jawa Timur agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi.

“Kami mendesak pemerintah Indonesia untuk mengecam keras insiden ini dan memastikan investigasi dilakukan secara transparan. Jangan sampai hubungan baik kedua negara rusak akibat tindakan arogansi semacam ini,” tambahnya.

Terkait Peraturan Daerah (Perda) Jawa Timur tentang Perlindungan PMI, Suwandy menyebut bahwa regulasi tersebut sedang dalam tahap sosialisasi. Ia berharap aturan ini dapat menjadi landasan kuat dalam memastikan keamanan pekerja migran asal Jawa Timur.

Kronologi Insiden Penembakan PMI di Malaysia

Peristiwa penembakan terhadap lima PMI non-prosedural terjadi pada Jumat (24/1) pukul 03.00 waktu Malaysia. Akibat insiden ini 1 PMI meninggal dunia, 1 orang dalam kondisi kritis, dan 3 lainnya dirawat di rumah sakit di Selangor, Malaysia.

Menurut APMM, tindakan penembakan dilakukan karena para PMI diduga melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam saat mencoba keluar dari Malaysia secara ilegal. Namun, pernyataan ini dibantah oleh para korban dalam laporan yang dirilis Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Baca Juga:  Forum Cinta Damai Kota Kediri Serukan Perdamaian dan Doa untuk Almarhum Affan dari Pesantren Lirboyo

Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah Indonesia memastikan perlindungan hukum bagi korban dan menanggung biaya perawatan rumah sakit hingga sembuh. Sementara itu, dari sisi diplomasi, Kemlu RI telah mendorong otoritas Malaysia untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap fakta sebenarnya terkait insiden ini. (hdl)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Lantik 65 Kepala Sekolah, Siapkan Generasi Pintar dan Benar

4 Juni 2026 News
UNAIR siap menjadi tuan rumah final ON MIPA-PT 2026. Fasilitas, keamanan, dan dukungan penuh disiapkan demi kelancaran kompetisi nasional.

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Fasilitas dan Keamanan Siap

4 Juni 2026 News
Kompolnas Awards 2026,Kompolnas,penilaian kinerja Polri,pelayanan masyarakat Polri

Kompolnas Awards 2026 Resmi Dimulai, Penilaian Polri Makin Ketat dan Objektif

4 Juni 2026 News
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak pelajar menjauhi narkoba sebagai upaya mencetak generasi unggul dan pemimpin masa depan.

Ning Ita Bekali Pelajar Kota Mojokerto Hadapi Ancaman Narkoba demi Ciptakan Generasi Unggul Masa Depan

4 Juni 2026 News
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari

DBHCHT Mojokerto Buka Peluang Kerja, 300 Peserta Pelatihan Sudah Terserap

4 Juni 2026 News
Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026,Ika Puspitasari,Ning Ita,budaya Majapahit,sejarah Majapahit,wisata Mojokerto,duta wisata Mojokerto,generasi muda Mojokerto,pelestarian budaya,Kota Mojokerto,pariwisata Mojokerto,identitas daerah

Ning Ita Titip Misi Majapahit kepada Finalis Gus dan Yuk Kota Mojokerto 2026

2 Juni 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Kompolnas Awards 2026,Kompolnas,penilaian kinerja Polri,pelayanan masyarakat Polri

Kompolnas Awards 2026 Resmi Dimulai, Penilaian Polri Makin Ketat dan Objektif

4 Juni 2026
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak pelajar menjauhi narkoba sebagai upaya mencetak generasi unggul dan pemimpin masa depan.

Ning Ita Bekali Pelajar Kota Mojokerto Hadapi Ancaman Narkoba demi Ciptakan Generasi Unggul Masa Depan

4 Juni 2026
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari

DBHCHT Mojokerto Buka Peluang Kerja, 300 Peserta Pelatihan Sudah Terserap

4 Juni 2026

Cara Unik Pemkot Surabaya Hapus 68 Titik TPS Liar dengan Pot Bunga: Satire dan Estetik

3 Juni 2026

Jadwal Timnas U19 Indonesia vs Timor Leste di AFF U19 2026

3 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.