Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Lifestyle»Lari Jadi Tren Gaya Hidup Sehat dan Kekinian

Lari Jadi Tren Gaya Hidup Sehat dan Kekinian

Agathon AgnarAgathon Agnar Lifestyle 25 Juli 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Seorang Gen Z menikmati momen lari pagi di tengah suasana taman kota yang asri. (Ilustrasi dihasilkan oleh AI)

Surabaya (beritajatim.com) – Aktivitas lari kini menjelma menjadi tren gaya hidup yang banyak digandrungi generasi muda, terutama Gen Z dan milenial. Tak hanya untuk menjaga kebugaran tubuh, lari juga dipandang sebagai bagian dari ekspresi diri dan personal branding di era digital saat ini.

Fenomena ini tampak dari semakin banyaknya unggahan aktivitas lari di media sosial, lengkap dengan statistik jarak tempuh, waktu, serta filter visual yang menarik. Tak sedikit pula yang membagikan momen lari dengan latar musik energik, termasuk remix viral ala “sound horeg” yang menambah sisi hiburan dari olahraga ini.

Salah satu keunggulan dari lari adalah kemudahannya untuk dilakukan. Tanpa perlu peralatan mahal, cukup dengan sepatu olahraga yang nyaman, siapa pun bisa memulai hobi ini kapan saja. Lari juga fleksibel—bisa dilakukan di perumahan, taman kota, kampus, hingga jalur pedestrian tanpa perlu bergabung ke pusat kebugaran.

Lebih dari sekadar olahraga fisik, lari juga memberikan manfaat signifikan bagi kesehatan mental. Saat berlari, tubuh memproduksi endorfin yang membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood. Banyak pelari pemula yang mengaku merasa lebih fokus dan tenang setelah rutin menjalani aktivitas ini beberapa kali dalam seminggu.

Tak hanya dilakukan secara individu, lari juga membuka ruang untuk interaksi sosial. Komunitas seperti IndoRunners, NRC, serta berbagai run club lokal rutin mengadakan kegiatan lari bersama atau fun run di berbagai kota. Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak muda untuk berbagi semangat, pengalaman, dan motivasi dalam membangun gaya hidup aktif.

Baca Juga:  7 Tips Cerdas Kelola Keuangan Anak Muda: Tetap Gaya, Tetap Aman Finansial

Tren lari juga didorong oleh kehadiran aplikasi digital seperti Nike Run Club dan Strava. Aplikasi ini membantu pengguna melacak performa lari, mulai dari kecepatan, jarak, hingga riwayat progres mingguan. Bahkan, tersedia tantangan virtual seperti 5K atau 10K challenge yang bisa diikuti secara daring, membuat aktivitas lari terasa lebih seru dan menantang.

Menariknya, kreativitas anak muda membuat aktivitas ini semakin unik. Tren seperti lari sambil mengenakan kostum, membuat video POV berlari di pagi hari, hingga lari dengan backsound remix TikTok menunjukkan bahwa lari telah bertransformasi menjadi konten digital yang menghibur.

Dengan berbagai kemudahan dan manfaat yang ditawarkan, tak heran jika lari menjadi hobi baru yang makin populer. Selain menjaga kebugaran, lari juga mengajarkan nilai konsistensi, membangun disiplin, serta membuka peluang untuk memperluas jaringan sosial di tengah rutinitas modern. Lari bukan sekadar olahraga, tapi gaya hidup sehat dan kekinian yang terus berkembang mengikuti zaman. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
gaya hidup sehat hobi baru Gen Z komunitas lari lari manfaat lari olahraga kekinian tren olahraga anak muda
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026 Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026 Lifestyle
Ilustrasi penderita flu (foto : xframe)

Kemarau Basah Juli 2026: Kasus Flu dan Batuk Meningkat, Ini Penyebab serta Cara Mencegahnya

7 Juli 2026 Lifestyle

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026 Lifestyle

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026 Lifestyle

9 Manfaat Mewarnai bagi Anak yang Jarang Disadari, Tak Sekadar Asah Kreativitas tetapi Dukung Tumbuh Kembang

2 Juli 2026 Lifestyle
Leave A Reply Cancel Reply

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.