Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Rektor Paramadina Ingatkan Bahaya Buzzer: Demokrasi Indonesia Hadapi Degradasi Serius

Rektor Paramadina Ingatkan Bahaya Buzzer: Demokrasi Indonesia Hadapi Degradasi Serius

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 18 Agustus 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini
Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini

Jakarta (beritajatim.id) – Demokrasi Indonesia dinilai tengah menghadapi tantangan serius akibat maraknya peran buzzer politik dan relawan yang bekerja di luar sistem formal demokrasi.

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Dr. Didik J. Rachbini, menegaskan fenomena ini menyebabkan degradasi kualitas demokrasi yang semakin kritis. Ia menyebut kerusakan tersebut dapat dijelaskan melalui teori “Tragedy of the Commons”.

“Jika ruang publik, yang bersifat fisik atau common property, dipakai tanpa batas, maka ruang publik tersebut akan rusak. Hal serupa kini terjadi pada ruang publik politik yang bersifat intangible, yaitu demokrasi dan arus informasi,” ujar Didik.

Demokrasi Alami Kelelahan Sistemik

Menurut Didik, derasnya arus informasi dalam sistem politik mengakibatkan demokrasi mengalami kelelahan dan kerusakan serius.

“Fungsi check and balances kini menjadi rusak karena aspirasi tidak lagi datang dari hati nurani rakyat, melainkan dibentuk oleh mesin bot dan buzzer politik,” jelasnya.

Ia juga menilai dalam satu dekade terakhir, teknologi kecerdasan buatan (AI) justru dipakai secara sistematis oleh negara untuk kepentingan politik sempit. “Tujuannya membungkam demokrasi melalui buzzer dan relawan politik,” tambahnya.

Megawati Serukan Hapus Buzzer Politik

Kondisi ini sebelumnya juga disorot oleh Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri. Ia bahkan menitipkan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto agar segera menghentikan praktik buzzer.

“Saya sudah bilang supaya Pak Prabowo membuang buzzer-buzzer itu. Mereka hanya menimbulkan perpecahan dan belum tentu faktanya benar,” tegas Megawati.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya Gandeng UK PACT Perkuat Investasi di Kota Lama Surabaya

Didik menilai seruan Megawati relevan untuk menyelamatkan demokrasi dari kerusakan lebih jauh.

Regulasi Jadi Kunci Menjaga Demokrasi

Lebih lanjut, Didik mengingatkan bahwa media sosial yang dibiarkan liar tanpa regulasi adalah bencana bagi politik. Ia menekankan pentingnya norma dan aturan main agar ruang publik digital tetap sehat.

“Anjuran Megawati sebagai politisi senior perlu diindahkan agar tidak ada lagi buzzer yang merusak demokrasi. Pemerintah harus segera menyusun regulasi yang adil dan kolektif,” tutupnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Wajibkan Sistem Digital Pelaporan Pajak Restoran dan Kafe Demi Transparansi di Surabaya

23 Juli 2026 News
Lapas Mojokerto mengikuti puncak HANI 2026 bersama BNN Kota Mojokerto dan Forkopimda untuk memperkuat sinergi pemberantasan narkoba.

Lapas Mojokerto Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba pada Puncak Hari Anti Narkotika Internasional 2026

23 Juli 2026 News
Pemerintah meluncurkan empat Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Indonesia sebagai dasar kebijakan berbasis sains menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Luncurkan Empat Dokumen Status Keanekaragaman Hayati untuk Perkuat Kebijakan Berbasis Sains

23 Juli 2026 News
Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Wali Kota Eri Wajibkan Sistem Digital Pelaporan Pajak Restoran dan Kafe Demi Transparansi di Surabaya

23 Juli 2026
Berita Terbaru

Merantau Kuliah, Lebih Baik Tinggal di Rumah Kakak atau Ngekos? Ini Plus Minusnya

23 Juli 2026
Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026
Polres Lumajang menangkap dua tersangka curanmor di depan toko kosmetik. Satu pelaku sempat kabur sebelum diamankan tim Resmob.

Polres Lumajang Tangkap Dua Tersangka Curanmor di Depan Toko Kosmetik, Satu Pelaku Sempat Kabur

21 Juli 2026
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.