Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Pemerintah AS Alami Shutdown Pertama dalam Tujuh Tahun, Ketegangan Politik Kian Memanas

Pemerintah AS Alami Shutdown Pertama dalam Tujuh Tahun, Ketegangan Politik Kian Memanas

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 7 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Donald Trump
Donald Trump

Washington DC (beritajatim.id) – Pemerintah Amerika Serikat resmi mengalami shutdown untuk pertama kalinya dalam hampir tujuh tahun terakhir, menyusul kebuntuan antara pemerintahan Presiden Donald Trump dan Partai Demokrat terkait pengesahan anggaran federal.

Menurut laporan BBC, sekitar 750.000 pegawai pemerintah terpaksa menjalani cuti tanpa bayaran, sementara sejumlah layanan publik dihentikan sementara. Perseteruan politik ini membuat dana sekitar 1,7 triliun dolar AS—sekitar seperempat dari total anggaran tahunan pemerintah—terblokir, sementara sebagian besar dana lainnya tetap dialokasikan untuk program kesehatan, pensiun, serta pembayaran bunga atas utang nasional yang kini mencapai 37,88 triliun dolar AS.

Senat yang dikuasai Partai Republik menolak untuk kelima kalinya dua rancangan undang-undang terkait pendanaan pemerintah. Usulan Partai Republik ingin memperpanjang pendanaan hingga 21 November, sedangkan versi Demokrat mencakup tambahan subsidi kesehatan yang akan berakhir di akhir tahun.

Senator Demokrat Chris Murphy dari Connecticut menegaskan bahwa Presiden Trump tidak memiliki kekuasaan baru selama masa shutdown. “Presiden tidak bisa menghapus lembaga atau menggunakan dana federal untuk menghukum lawan politiknya. Saat pelanggarannya meningkat, kami akan berdiri lebih teguh melawan korupsi itu,” ujarnya melalui akun X.

Pernyataan Murphy mencerminkan solidaritas yang jarang terjadi di kalangan Demokrat. Sejumlah media AS menilai partai tersebut kini lebih kompak dalam memperjuangkan isu penurunan biaya layanan kesehatan. Associated Press melaporkan, “Demokrat menyambut pertempuran shutdown ini sebagai momen langka untuk bersatu melawan Trump.”

Baca Juga:  Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum Alami Pelecehan di Depan Publik, Tekankan Pentingnya Perlindungan Perempuan

Namun demikian, sejumlah analis memperingatkan bahwa langkah tersebut merupakan “taruhan politik” yang berisiko. Greg Cusack, mantan anggota DPR Iowa, menilai bahwa jika langkah ini gagal mencapai hasil yang diharapkan, Demokrat justru bisa mengalami kerugian politik lebih besar.

Perbedaan mendasar dalam shutdown kali ini dibandingkan sebelumnya adalah meningkatnya tingkat permusuhan antarpartai. “Perbedaan utamanya adalah tingkat kebencian dan kemarahan di balik semua ini. Rasanya sangat berbeda,” kata Patrick Griffin, mantan pejabat Gedung Putih, dikutip The New York Times.

Berdasarkan data dari platform prediksi Kalshi, peluang shutdown ini berlangsung lebih dari 15 hari mencapai 62 persen. Jika berlarut, dampaknya diperkirakan akan jauh lebih besar, baik secara ekonomi maupun politik.

Situasi ini menjadi potret nyata meningkatnya polarisasi politik di Amerika Serikat sejak era Trump. Hampir semua isu—mulai dari imigrasi, perpajakan, hingga layanan kesehatan—menjadi bahan perdebatan partisan tanpa titik temu. Tujuan utama kedua partai tampaknya bukan lagi mencari solusi, melainkan saling menjatuhkan.

Kondisi ini diperparah oleh insiden terbaru yang mengguncang dunia politik AS, yakni penembakan terhadap aktivis konservatif Charlie Kirk. Alih-alih fokus pada isu pengendalian senjata, kedua kubu justru saling menyalahkan dan memperkeruh ketegangan politik nasional.

Sebuah laporan dari Democratic Erosion Consortium bahkan menyebut, Polarisasi di Amerika Serikat kini menjadi alat bagi mereka yang berkuasa. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Donald Trump Partai Demokrat Partai Republik shutdown
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.