Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Mahasiswa UNAIR Kembangkan Aplikasi Edukatif Al-Qur’an, Raih Prestasi di MTQMN XVIII

Mahasiswa UNAIR Kembangkan Aplikasi Edukatif Al-Qur’an, Raih Prestasi di MTQMN XVIII

Ade MSGAde MSG Pendidikan 17 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mahasiswa UNAIR ciptakan Amaplay, aplikasi edukatif Al-Qur’an untuk anak, dan raih Juara Harapan II di MTQ Mahasiswa Nasional XVIII.
Mahasiswa UNAIR ciptakan Amaplay, aplikasi edukatif Al-Qur’an untuk anak, dan raih Juara Harapan II di MTQ Mahasiswa Nasional XVIII.

Surabaya (beritajatim.id) – Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dua mahasiswa UNAIR berhasil meraih Juara Harapan II dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada 5–10 Oktober 2025.

Mereka adalah Ahmad Haqqul Yaqiin, mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST), dan Muhammad Zhafir Zahid Aydin, mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM). Keduanya tampil dalam cabang lomba Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an (DAQ) dengan mengusung inovasi aplikasi edukatif bernama Amaplay.

Amaplay terinspirasi dari konsep tugas kuliah yang sempat tertunda. Melalui ajang MTQMN, ide tersebut mereka wujudkan menjadi media edukatif interaktif yang ditujukan bagi anak-anak untuk mencintai Al-Qur’an sejak dini.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya bisa membaca dan menghafal Juz Amma, tetapi juga memahami maknanya. Itu yang menjadi fondasi Amaplay,” ujar Ahmad Haqqul saat diwawancarai usai pengumuman pemenang.

Aplikasi ini dilengkapi dengan berbagai fitur seperti:

  • Pemaknaan ayat-ayat Juz Amma
  • Permainan edukatif
  • Tingkat level pembelajaran
  • Sistem penghargaan berbentuk bintang

Dengan tampilan visual menarik, Amaplay dirancang menyerupai aplikasi edukasi anak yang tersedia di platform seperti Google Play Store.

Dukungan Komunitas dan Universitas

Awalnya, Ahmad dan Zhafir tergabung dalam satu komunitas di Masjid Ulul Azmi UNAIR, tempat mereka pertama kali mendapat informasi mengenai seleksi MTQMN tingkat universitas. Proses seleksi mereka lalui mulai dari tingkat universitas, pra-nasional, hingga akhirnya resmi menjadi bagian dari kafilah UNAIR untuk MTQMN XVIII.

Baca Juga:  444 Mahasiswa Surabaya Lolos Seleksi Beasiswa Pemuda Tangguh 2024

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa membawa pulang prestasi ini. Terima kasih atas semua dukungan dari pembina, pihak kampus, dan teman-teman komunitas,” kata Zhafir.

Meskipun berhasil menorehkan prestasi, keduanya mengakui bahwa tantangan terbesar justru terjadi saat sesi presentasi di tingkat nasional. Mereka harus beradaptasi dengan skala acara yang besar dan ekspektasi dewan juri yang tinggi.

“Ternyata tidak semudah presentasi tugas kuliah. Kami harus menyiapkan materi, video, hingga teknik penyampaian yang profesional. Beruntung kami mendapatkan bimbingan dari pihak kampus,” ungkap Ahmad.

Siap Dikembangkan untuk Masyarakat Luas

Usai kompetisi, tim Amaplay mencatat berbagai masukan dari dewan juri sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan aplikasi. Mereka menargetkan aplikasi ini dapat segera disempurnakan dan diunggah ke Play Store agar bisa diakses oleh masyarakat luas, terutama bagi orang tua dan guru sebagai media pembelajaran Islam yang menyenangkan bagi anak-anak.

Keberhasilan Ahmad dan Zhafir tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga bukti nyata bahwa inovasi teknologi digital dapat berkontribusi besar dalam penguatan pendidikan agama, khususnya bagi generasi muda. Dukungan institusi pendidikan seperti UNAIR dan semangat kolaboratif mahasiswa menjadi modal penting dalam menciptakan solusi berbasis nilai. (rio)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.