Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Donald Trump Desak Rusia dan Ukraina Hentikan Perang, Serukan Gencatan Senjata Segera

Donald Trump Desak Rusia dan Ukraina Hentikan Perang, Serukan Gencatan Senjata Segera

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 18 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Washington DC (beritajatim.id) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat (17/10/2025) menyerukan Rusia dan Ukraina untuk segera menghentikan konflik bersenjata yang telah berlangsung selama lebih dari tiga setengah tahun.

Melalui unggahan di platform media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa ia telah “menyarankan secara tegas” agar kedua negara mencapai kesepakatan damai setelah pertemuannya dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih.

“Sudah saatnya menghentikan pertumpahan darah dan membuat kesepakatan damai,” tulis Trump. “Cukup sudah darah yang tertumpah, dengan garis perbatasan yang kini ditentukan oleh perang dan keberanian.”

Trump menambahkan, “Mereka sebaiknya berhenti di posisi mereka sekarang. Biarkan keduanya mengklaim kemenangan, dan biarkan sejarah yang menilai.”

Tak Ada KTT Tiga Negara, Tolak Pengiriman Rudal ke Kyiv

Sebelum pertemuannya dengan Zelenskyy, Trump menegaskan bahwa tidak ada rencana pertemuan tiga pihak antara Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina dalam waktu dekat.

Ia juga menyebut kecil kemungkinan Washington akan mengirim rudal Tomahawk ke Ukraina, yang selama ini menjadi salah satu senjata penting dalam strategi pertahanan Barat terhadap Rusia.

Berbicara bersama Zelenskyy di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa pertemuannya mendatang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Hungaria akan menjadi “pertemuan ganda”, bukan konferensi bersama tiga negara.

“Ada banyak permusuhan di antara Moskow dan Kyiv,” kata Trump. “Kami lebih memilih perang ini berakhir daripada harus mengirim lebih banyak senjata yang justru bisa memperburuk situasi.”

Baca Juga:  Nikaragua Putus Hubungan dengan Israel, HNW: Negara OKI dan Liga Arab Semestinya Lakukan Langkah Serupa

Trump menegaskan, Amerika Serikat juga membutuhkan rudal Tomahawk untuk kepentingan pertahanannya sendiri, memperingatkan bahwa transfer senjata tersebut ke Ukraina dapat memicu eskalasi besar dalam konflik.

“Kami lebih memilih mereka tidak membutuhkan Tomahawk. Lebih baik perang ini berakhir,” ujarnya.

Zelenskyy: Realistis Soal Dukungan Militer AS

Usai pertemuan di Washington, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa dirinya bersikap realistis terhadap kemungkinan bantuan militer dari Amerika Serikat.

“Kami membahas senjata jarak jauh, tetapi memutuskan untuk tidak membicarakannya lebih jauh karena Amerika Serikat tidak ingin terjadi eskalasi,” ujar Zelenskyy kepada wartawan.

Kunjungan ini merupakan kunjungan ketiga Zelenskyy ke Gedung Putih selama masa jabatan kedua Trump. Pertemuan tersebut berlangsung hanya sehari setelah Trump melakukan panggilan telepon panjang dengan Presiden Putin untuk membahas kemungkinan perundingan damai.

Pertemuan Trump dan Putin di Hungaria

Setelah percakapan telepon itu, Trump mengumumkan rencananya untuk bertemu Putin di Hungaria guna melanjutkan pembahasan tentang penyelesaian konflik Rusia–Ukraina.

Keduanya sebelumnya pernah bertemu di Alaska pada Agustus 2025, namun tidak ada kesepakatan yang dicapai. Hingga kini, negosiasi gencatan senjata masih menemui jalan buntu, sementara situasi di garis depan tetap tegang.

Seruan Perdamaian di Tengah Ketegangan Global

Seruan Trump agar kedua negara “berhenti di posisi mereka” memunculkan beragam tanggapan dari pengamat politik internasional. Sebagian menilai langkah tersebut sebagai upaya pragmatis untuk menekan eskalasi perang, sementara lainnya menilai Trump mencoba memposisikan Amerika Serikat sebagai mediator damai tanpa keterlibatan langsung dalam konflik.

Baca Juga:  Rusia Kembali Tetapkan 14 Warga Jepang sebagai Penjahat Perang Era Perang Dunia II

Meski belum ada tanda-tanda Rusia atau Ukraina menanggapi ajakan tersebut, pernyataan Trump menandai pergeseran pendekatan diplomatik Washington terhadap perang yang telah memicu krisis kemanusiaan dan ekonomi di Eropa Timur sejak 2022.

Dengan pesan “Stop where they are” atau “berhenti di posisi masing-masing”, Donald Trump menegaskan harapannya agar perang segera diakhiri tanpa perlu memperluas konflik. Meski upaya diplomatik masih jauh dari kesepakatan, langkah ini menunjukkan bahwa isu perdamaian Rusia–Ukraina kembali menjadi perhatian utama Gedung Putih. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Donald Trump Rusia Ukraina Vladimir Putin Volodymyr Zelenskyy
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.