Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Rusia Kembali Tetapkan 14 Warga Jepang sebagai Penjahat Perang Era Perang Dunia II

Rusia Kembali Tetapkan 14 Warga Jepang sebagai Penjahat Perang Era Perang Dunia II

Isnan SaidIsnan Said Internasional 31 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova

Moscow (beritajatim.id) – Pemerintah Rusia kembali menetapkan 14 warga negara Jepang sebagai penjahat perang terkait kejahatan yang dilakukan pada masa Perang Dunia II. Keputusan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Moskow dalam mengungkap kembali praktik militerisme Jepang yang dinilai berdampak luas, baik bagi Uni Soviet maupun negara-negara Asia lainnya.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa otoritas terkait telah mencabut keputusan pada era 1990-an yang sebelumnya membatalkan vonis terhadap ke-14 orang tersebut. Dengan pencabutan itu, status hukum mereka sebagai penjahat perang kembali diberlakukan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menjelaskan bahwa peninjauan ulang dilakukan berdasarkan arsip dan temuan baru. Hasil evaluasi menyimpulkan bahwa para individu tersebut tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan rehabilitasi hukum. Mereka disebut terlibat dalam aktivitas sabotase dan spionase terhadap Uni Soviet, baik selama Perang Dunia II maupun setelah Jepang menyatakan menyerah pada 1945.

Dalam sejumlah kasus, otoritas Rusia menemukan keterlibatan para terpidana dalam penyiksaan terhadap individu yang dituduh memiliki hubungan dengan intelijen Soviet. Selain itu, mereka juga dikaitkan dengan rencana penggunaan senjata biologis yang ditujukan ke wilayah Uni Soviet dan sejumlah negara lain.

Zakharova menegaskan bahwa Rusia secara konsisten melanjutkan pekerjaan dokumentasi sejarah terkait militerisme Jepang. Menurutnya, informasi baru yang terungkap semakin memperjelas skala tragedi dan penderitaan yang ditimbulkan oleh aksi militer Jepang, tidak hanya terhadap Rusia, tetapi juga terhadap bangsa-bangsa lain di kawasan Asia.

Baca Juga:  Trump Klaim Iran Kirim 20 Kapal Minyak ke AS, Negosiasi di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Langkah Rusia ini dipandang sebagai bagian dari upaya penegasan narasi sejarah resmi sekaligus penguatan posisi negara tersebut dalam diskursus global mengenai kejahatan perang dan akuntabilitas sejarah. Kebijakan tersebut berpotensi memicu perhatian internasional, terutama dalam konteks hubungan historis Rusia dan Jepang yang hingga kini masih menyisakan sejumlah isu sensitif. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.