Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Jepang Pertimbangkan Revisi Prinsip Non-Nuklir, Tiongkok: Sinyal Berbahaya!

Jepang Pertimbangkan Revisi Prinsip Non-Nuklir, Tiongkok: Sinyal Berbahaya!

Haris DwiHaris Dwi Internasional 15 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
PN Jepang Sanae Takaichi
PN Jepang Sanae Takaichi

Tokyo (beritajatim.id) – Pemerintah Jepang tengah mempertimbangkan langkah besar dalam kebijakan pertahanannya dengan membuka peluang merevisi prinsip non-nuklir yang telah dianut selama puluhan tahun.

Laporan media setempat, Perdana Menteri Sanae Takaichi sedang mengeksplorasi kemungkinan perubahan sebagai bagian dari penyusunan ulang National Security Strategy dan dua dokumen keamanan terkait.

Dorongan untuk meninjau ulang prinsip ini dipicu kekhawatiran bahwa ketentuan “tidak mengizinkan masuknya” senjata nuklir dapat mengurangi efektivitas payung nuklir Amerika Serikat, terutama jika terjadi situasi darurat di kawasan.

Perubahan Besar dalam Doktrin Keamanan Pasca-Perang

Jika terealisasi, revisi ini akan menjadi perubahan fundamental dalam doktrin keamanan Jepang. Sebagai satu-satunya negara yang pernah menjadi korban serangan bom atom, Jepang selama ini memosisikan diri sebagai advokat kuat dunia bebas nuklir. Perubahan sikap berpotensi menimbulkan resistensi luas di dalam negeri maupun dari komunitas internasional.

Prinsip non-nuklir Jepang terdiri dari tiga poin: tidak memiliki, tidak memproduksi, dan tidak mengizinkan masuknya senjata nuklir.

Menurut sumber Kyodo, Takaichi masih berupaya mempertahankan dua poin pertama sesuai kewajiban Jepang dalam Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Namun, ia menilai bahwa pelarangan masuknya senjata nuklir bisa membatasi ruang manuver Amerika Serikat untuk melakukan pencegahan strategis, termasuk kehadiran kapal atau pesawat yang membawa senjata nuklir.

Dalam sesi parlemen awal pekan ini, Takaichi mengisyaratkan bahwa tidak ada jaminan tiga prinsip itu akan tetap dituliskan secara lengkap dalam versi terbaru strategi keamanan. Ia sebelumnya juga menyebut prinsip tersebut “tidak realistis” dalam bukunya tahun 2024.

Baca Juga:  Donald Trump Desak Rusia dan Ukraina Hentikan Perang, Serukan Gencatan Senjata Segera

Rencana revisi kini bergulir di internal Partai Demokrat Liberal (LDP), yang dijadwalkan merumuskan rekomendasi resmi pada musim semi tahun depan. Pemerintah Jepang berpotensi merampungkan pembaruan dokumen keamanan menyeluruh sebelum akhir 2026.

Opsi Kapal Selam Nuklir Ikut Dipertimbangkan

Selain wacana revisi prinsip non-nuklir, pemerintah Jepang juga mempertimbangkan penggunaan kapal selam bertenaga nuklir. Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi mengatakan situasi keamanan kawasan semakin berat, sehingga opsi tersebut mulai dibahas sebagai bagian dari modernisasi armada Self-Defense Force.

Rencana perubahan kebijakan ini memicu reaksi keras dari Tiongkok. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lin Jian, menilai sikap Jepang yang semakin ambigu terhadap prinsip non-nuklir memperlihatkan pergeseran negatif dalam arah kebijakan pertahanan negara tersebut.

Lin juga menyoroti peningkatan anggaran militer Jepang, pelonggaran aturan ekspor senjata, serta pengembangan kemampuan ofensif beberapa tahun terakhir. Ia mempertanyakan komitmen Jepang terhadap kebijakan pertahanan diri eksklusif dan warisan sejarahnya pasca-Perang Dunia II.

Dalam pernyataannya, Lin meminta Jepang kembali pada jalur pembangunan damai serta menghentikan langkah yang dianggap dapat memperkeruh kepercayaan regional.

Penolakan dari Kelompok Anti-Nuklir di Jepang

Di dalam negeri, kelompok anti-nuklir Jepang menyatakan kekhawatiran mendalam. Mereka menilai Jepang memiliki tanggung jawab moral, yang lahir dari tragedi Hiroshima dan Nagasaki, untuk menentang keberadaan senjata nuklir dalam bentuk apa pun di wilayahnya.

Baca Juga:  AS Evakuasi 50 Ribu Warga dari Timur Tengah Sejak Konflik dengan Iran Memanas

Namun, pergeseran politik dan menguatnya kelompok konservatif membuat arah kebijakan luar negeri semakin tegas dan agresif.

Tahun ini, yang menandai 80 tahun berakhirnya Perang Tiongkok-Jepang dan pemulihan Taiwan, Tiongkok kembali mengingatkan Jepang untuk membangun kepercayaan kawasan lewat tindakan nyata, bukan retorika. (ris)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Jepang Nuklir Sanae Takaichi tiongkok
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.