Washington DC (beritajatim.id) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahannya telah melancarkan serangan terhadap sebuah area dermaga di Venezuela yang diduga menjadi lokasi aktivitas jaringan penyelundupan narkoba. Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada awak media di Florida pada Senin waktu setempat.
Menurut Trump, operasi yang dilakukan pekan lalu itu menargetkan kawasan dermaga yang disebut-sebut kerap digunakan untuk memuat narkotika ke kapal-kapal laut. Ia menyebutkan bahwa serangan tersebut menyebabkan ledakan besar dan menghancurkan area yang dinilai memiliki peran penting dalam operasional jaringan perdagangan narkoba.
Jika klaim tersebut akurat, langkah itu berpotensi menjadi serangan darat pertama yang diketahui secara publik oleh pemerintahan Trump terhadap Venezuela. Negara Amerika Selatan yang kaya minyak tersebut selama ini memiliki hubungan diplomatik yang tegang dengan Washington, terutama terkait isu keamanan, politik, dan perdagangan ilegal.
Trump juga menegaskan bahwa operasi tersebut tidak hanya menyasar kapal-kapal yang diduga terlibat, tetapi juga infrastruktur pendukung di kawasan dermaga. Menurutnya, area tersebut memiliki fungsi strategis dalam pelaksanaan aktivitas ilegal dan kini disebut telah berhasil dilumpuhkan.
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Venezuela maupun pernyataan tambahan dari otoritas militer Amerika Serikat terkait rincian waktu, lokasi pasti, serta dampak operasional dari serangan tersebut. Analis menilai klaim ini berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan Amerika Latin, khususnya di tengah sorotan internasional terhadap kebijakan luar negeri Amerika Serikat.
Pernyataan Trump tersebut kembali menegaskan sikap keras Washington terhadap isu perdagangan narkoba lintas negara, yang selama ini menjadi salah satu agenda utama dalam kebijakan keamanan nasional Amerika Serikat. (ian)


as a preferred source on Google



