Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Trump Perpanjang Gencatan Senjata Israel-Lebanon 3 Pekan, Gedung Putih Bahas Stabilitas Kawasan

Trump Perpanjang Gencatan Senjata Israel-Lebanon 3 Pekan, Gedung Putih Bahas Stabilitas Kawasan

Isnan SaidIsnan Said Internasional 24 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Donald Trump
Donald Trump

Washington DC (beritajatim.id) – Trump gencatan senjata Israel Lebanon, ceasefire Israel Lebanon, Gedung Putih Israel Lebanon, Benjamin Netanyahu, Joseph Aoun, Hezbollah Lebanon, perang Israel Hezbollah, Iran proxy Timur Tengah, Trump Truth Social, JD Vance, Yechiel Leiter, Nada Hamadeh Moawad

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama tiga pekan ke depan. Pernyataan itu disampaikan setelah pertemuan perwakilan kedua negara yang digelar di Gedung Putih pada Kamis waktu setempat.

Trump menyebut pertemuan tersebut berlangsung positif dan membuka peluang kerja sama lebih lanjut. Melalui akun Truth Social miliknya, Trump menegaskan Amerika Serikat akan bekerja sama dengan Lebanon guna memperkuat kemampuan negara itu dalam menjaga stabilitas dan melindungi diri dari ancaman kelompok militan Hezbollah.

Dalam keterangannya, Trump juga menyampaikan rencana untuk mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Lebanon Joseph Aoun ke Gedung Putih dalam waktu dekat. Pertemuan lanjutan tersebut diperkirakan menjadi bagian dari upaya diplomatik AS untuk meredakan ketegangan kawasan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Sebelumnya, gencatan senjata selama 10 hari diumumkan pada 16 April, yang menghentikan sementara pertempuran antara Israel dan Hezbollah. Konflik tersebut sempat memicu kekhawatiran akan meluasnya eskalasi di perbatasan Israel-Lebanon.

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat Yechiel Leiter, yang hadir dalam pertemuan di Oval Office, menyebut situasi saat ini menjadi momen paling dekat bagi Israel dan Lebanon untuk membuka peluang perdamaian. Ia menilai langkah diplomatik ini sebagai perkembangan penting yang telah lama dinantikan.

Baca Juga:  Trump Ancam Hancurkan Iran dalam Semalam, Ketegangan Selat Hormuz Picu Krisis Energi Global

Sementara itu, Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Hamadeh Moawad juga menyampaikan apresiasi kepada Trump atas peran yang ia ambil dalam mendorong terciptanya momentum diplomasi. Moawad menilai pertemuan tersebut dapat menjadi titik awal bagi Lebanon untuk memperkuat stabilitas nasionalnya.

Di sisi lain, Trump kembali menegaskan sikap Washington terhadap Iran. Ia menyatakan Amerika Serikat tetap menuntut agar Iran menghentikan dukungan terhadap kelompok-kelompok proksi di Timur Tengah, termasuk Hezbollah di Lebanon. Trump menilai penghentian dukungan tersebut merupakan syarat penting dalam kesepakatan apa pun antara Washington dan Teheran, khususnya dalam upaya mengakhiri perang AS dengan Iran.

Selain isu Israel-Lebanon, perkembangan lain di kawasan juga menarik perhatian. Pakistan disebut masih menerapkan pengamanan ketat di ibu kota Islamabad meskipun belum ada tanda-tanda perundingan damai antara AS dan Iran akan digelar di sana. Selama hampir sepekan, sejumlah ruas jalan menuju pusat pemerintahan ditutup dan area administratif utama atau Red Zone dijaga ketat aparat keamanan.

Pejabat pemerintah Pakistan menyatakan langkah tersebut diambil karena kemungkinan kedatangan delegasi dari kedua negara bisa terjadi sewaktu-waktu. Situasi ini bahkan berdampak pada aktivitas ekonomi di kawasan Blue Area, dengan sejumlah pasar sepi dan distribusi barang terganggu.

Sementara itu, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat juga mengumumkan pemberian hadiah sebesar 10 juta dolar AS bagi informasi yang mengarah pada pemimpin milisi Syiah pro-Iran di Irak, Kataib Sayyid al-Shuhada. Program Rewards for Justice menyebut sosok yang dicari adalah Hashim Finyan Rahim al-Saraji, yang dituding bertanggung jawab atas serangan terhadap warga sipil Irak serta fasilitas diplomatik AS.

Baca Juga:  Trump Klaim AS Hancurkan Area Dermaga Diduga Jalur Narkoba di Venezuela

Di belahan dunia lain, pemerintah Guyana menyatakan sebuah kapal tanker yang disita Amerika Serikat di Asia karena diduga mengangkut minyak Iran yang terkena sanksi, ternyata menggunakan bendera Guyana secara ilegal. Otoritas maritim Guyana menegaskan kapal tersebut tidak terdaftar dalam registri resmi negaranya, meskipun menggunakan identitas yang mengklaim berasal dari Guyana.

Serangkaian perkembangan ini menunjukkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih berlanjut, sementara Amerika Serikat terus memainkan peran utama dalam upaya diplomasi sekaligus tekanan terhadap kelompok bersenjata dan negara-negara yang dianggap mendukungnya. Perpanjangan gencatan senjata Israel-Lebanon menjadi salah satu langkah terbaru yang kini menjadi sorotan komunitas internasional. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Donald Trump
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.