Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 12 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung (foto: istimewa)

Jakarta (beritajatim.id) – Jumlah korban tewas akibat dua gempa besar yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 terus bertambah. Hingga Jumat (10/7/2026), otoritas setempat mencatat sebanyak 4.118 orang meninggal dunia, sementara 16.740 lainnya mengalami luka-luka. Operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung di sejumlah wilayah yang mengalami kerusakan paling parah.

Pembaruan data yang disampaikan Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, juga mencatat sebanyak 6.462 orang berhasil diselamatkan dari lokasi terdampak. Pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada 86.794 keluarga yang menjadi korban bencana.

Selain itu, sebanyak 17.266 warga masih mengungsi di 89 lokasi penampungan sementara yang tersebar di berbagai daerah. Sebanyak 17.907 orang kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka mengalami kerusakan berat atau hancur akibat gempa.

Pemerintah Venezuela mengerahkan operasi tanggap darurat dalam skala besar dengan melibatkan 30.076 personel, 29.843 relawan, serta 3.454 tim penyelamat internasional. Hingga kini, aktivitas seismik masih terus berlangsung dengan total 1.171 gempa susulan tercatat sejak bencana utama terjadi.

Tim ahli internasional yang melakukan kajian terhadap dampak gempa menyebut banyak bangunan di wilayah terdampak runtuh secara hampir vertikal dalam fenomena yang dikenal sebagai pancake collapse. Kondisi tersebut terjadi ketika kolom penyangga bangunan gagal menahan beban sehingga setiap lantai runtuh dan bertumpuk satu sama lain.

Ketua tim ahli, Miyamoto Hideki, yang merupakan pakar desain struktur bangunan, menjelaskan bahwa fenomena tersebut dipicu oleh kombinasi guncangan yang sangat kuat, minimnya tulangan baja pada banyak pilar bangunan, serta karakteristik tanah lunak yang umum ditemukan di kawasan pesisir Venezuela, khususnya di Negara Bagian La Guaira yang menjadi salah satu wilayah paling terdampak.

Baca Juga:  Anwar Ibrahim: Saling Menghormati dan Rasionalitas adalah Kekuatan yang Mempersatukan

Berdasarkan hasil investigasi sementara, tim memperkirakan sekitar 10.000 bangunan di La Guaira atau sekitar 13 persen dari total bangunan di wilayah tersebut mengalami kerusakan berat hingga tidak lagi layak digunakan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan data resmi yang telah diumumkan pemerintah Venezuela.

Selain bangunan yang hancur total, para ahli juga memperkirakan sekitar 30.000 hingga 50.000 bangunan lainnya membutuhkan perbaikan karena mengalami retakan maupun kerusakan struktural yang berpotensi membahayakan penghuni.

Miyamoto berada di Venezuela untuk memberikan dukungan teknis kepada pemerintah setempat atas permintaan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Ia juga telah bertemu dengan Presiden Interim Venezuela, Delcy Rodriguez, guna menyampaikan temuan awal mengenai tingkat kerusakan bangunan dan langkah-langkah yang diperlukan dalam proses rekonstruksi.

Menurut Miyamoto, gempa yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni lalu termasuk salah satu bencana gempa paling dahsyat dalam dua dekade terakhir. Ia menempatkannya sejajar dengan gempa Sichuan di China pada 2008 serta rangkaian gempa yang melanda Turki selatan dan Suriah pada 2023.

Ia menilai proses pemulihan pascabencana harus diawali dengan pemetaan menyeluruh terhadap tingkat kerusakan bangunan, kondisi struktur, serta volume puing yang harus dibersihkan. Pengalaman Jepang dalam penanganan Gempa Besar Hanshin-Awaji tahun 1995 dinilai dapat menjadi referensi penting dalam mendukung proses rekonstruksi dan membangun kembali kawasan terdampak secara lebih aman dan tahan gempa. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Vladimir Putin dan Donald Trump

Hari Kemerdekaan AS: Putin dan Trump Bicara via Telepon, Bahas Perang Ukraina hingga Hubungan Bilateral

5 Juli 2026 Internasional
Suasana pemakaman Ali Khamenei

Pemakaman Akbar Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia, Cerminkan Arah Diplomasi Baru Iran Pascakonflik Timur Tengah

4 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026
Berita Terbaru
BULOG Jatim berhasil menyerap 884.559 ton setara beras atau 100 persen target. Penyerapan gabah tetap dilanjutkan untuk menjaga harga petani.

BULOG Jatim Tembus Target Serap Gabah 100 Persen, Capai 884.559 Ton dan Terus Beli Hasil Panen Petani

12 Juli 2026
Selat Hormuz

Lalu Lintas Kapal di Selat Hormuz Masih Minim, Israel Diminta Tahan Eskalasi

11 Juli 2026
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026
Polres Bengkalis mengungkap peredaran 8 kilogram sabu dan 5.000 butir ekstasi dengan menangkap tiga tersangka di Riau.

Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg Sabu dan 5.000 Butir Ekstasi, Tiga Tersangka Ditangkap

11 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.