Surabaya (beritajatim.id) – Ribuan calon mahasiswa memadati Airlangga Convention Center (ACC), Surabaya, pada hari kedua pelaksanaan Airlangga Education Expo (AEE) 2026, Sabtu (24/1). Sejak pagi, suasana penuh semangat terasa seiring tingginya minat pengunjung yang ingin mendapatkan informasi strategis seputar seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) hingga peluang studi lanjut.
Agenda hari kedua AEE 2026 difokuskan untuk menjawab kebutuhan peserta dalam menghadapi jalur masuk PTN. Salah satunya melalui sesi diskusi bertema “Be The Sigma Mahasiswa” yang membahas pengalaman dan strategi menembus seleksi SNBP, SNBT, hingga skema pendanaan pendidikan seperti KIP Mandiri. Para narasumber yang dihadirkan merupakan mahasiswa dan alumni yang telah melalui proses seleksi ketat tersebut.
Sekolah Pascasarjana UNAIR Tampilkan Konsep Harmoni Kolaborasi
Di tengah deretan booth fakultas dan unit pendidikan, Booth Sekolah Pascasarjana (SPS) Universitas Airlangga menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Mengusung tema “Harmoni dalam Kolaborasi”, SPS UNAIR menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan pascasarjana yang menekankan pendekatan multidisiplin dan kepemimpinan kolaboratif.
Konsep tersebut tercermin dari informasi yang disajikan mengenai sembilan program studi multidisiplin unggulan. Program-program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan lintas disiplin, sehingga mampu merespons persoalan kompleks di tingkat nasional maupun global.
Perwakilan SPS UNAIR menjelaskan bahwa tantangan masa depan menuntut pemimpin yang mampu bekerja lintas sektor dan bidang keilmuan. Karena itu, pendidikan pascasarjana tidak hanya berorientasi pada keahlian akademik, tetapi juga pada kemampuan berkolaborasi.
Alumni Global dan Aktivitas Interaktif Jadi Daya Tarik
Selain pemaparan akademik, SPS UNAIR juga menampilkan profil alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Informasi tersebut memberikan gambaran konkret mengenai prospek lulusan pascasarjana UNAIR di dunia profesional.
Untuk menciptakan suasana yang lebih inklusif, pengunjung juga diajak mengikuti berbagai permainan interaktif. Partisipasi aktif ini dilengkapi dengan pembagian merchandise edisi terbatas sebagai bentuk apresiasi, sekaligus pengingat akan nilai kolaborasi yang diusung SPS UNAIR.
Talkshow MBTI Bantu Peserta Kenali Potensi Diri
Rangkaian kegiatan hari kedua AEE 2026 semakin lengkap dengan talkshow bertema “MBTI: Mapping Your Best Talent and Interests”. Sesi ini menghadirkan psikolog Rudi Cahyono, M.Psi., yang mengajak peserta memahami kepribadian dan potensi diri sebagai dasar menentukan pilihan program studi.
Talkshow ini menjadi refleksi penting bagi calon mahasiswa sebelum mengikuti sesi informasi program studi yang berlangsung hingga sore hari. Pendekatan ini menegaskan bahwa pemilihan pendidikan tidak semata berbasis nilai akademik, tetapi juga kesesuaian minat dan karakter individu.
Pendidikan sebagai Proses Menemukan Harmoni
Hari kedua Airlangga Education Expo 2026 ditutup pada pukul 17.00 WIB dengan pengumuman pemenang kuis. Lebih dari sekadar pameran pendidikan, AEE 2026 menegaskan bahwa proses belajar adalah upaya menemukan harmoni antara potensi diri, kerja keras, dan jejaring kolaborasi.
Melalui perpaduan informasi seleksi PTN dan pengenalan pendidikan pascasarjana berbasis multidisiplin, AEE 2026 menjadi ruang strategis dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan Indonesia. (rio)


as a preferred source on Google



