Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Beri Dampak Positif Ibu dan Anak, Dosen Psikologi UNAIR Sambut Baik Pengesahan RUU KIA

Beri Dampak Positif Ibu dan Anak, Dosen Psikologi UNAIR Sambut Baik Pengesahan RUU KIA

Misti PrihatiniMisti Prihatini Pendidikan 8 Juni 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dr. Primatia Yogi Wulandari, SPsi, MSi, Psikolog, dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Dr. Primatia Yogi Wulandari, SPsi, MSi, Psikolog, dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

Surabaya (beritajatim.id) – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA) yang memberikan hak cuti melahirkan selama enam bulan bagi ibu yang bekerja, khususnya dalam kondisi tertentu dengan surat keterangan dokter. Keputusan ini mendapat sambutan positif dari Dr. Primatia Yogi Wulandari, SPsi, MSi, Psikolog, dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga (UNAIR).

Dr. Primatia menyatakan bahwa masa pasca melahirkan merupakan periode adaptasi fisik dan psikologis bagi ibu. “Pemberian cuti melahirkan selama enam bulan akan membantu ibu dalam proses adaptasi tersebut tanpa terlalu terpengaruh oleh beban dan tanggung jawab di tempat kerja,” ujar Dr. Primatia. Ia menambahkan bahwa cuti ini juga memberikan kesempatan untuk membentuk kelekatan emosional antara ibu dan anak, yang berdampak positif bagi perkembangan sosio-emosional anak.

Tantangan dalam Penerapan RUU KIA

Meski demikian, Dr. Primatia mengingatkan bahwa kesejahteraan ibu dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan kerja. “Beberapa kasus menunjukkan bahwa ibu diminta mengundurkan diri setelah mengajukan cuti melahirkan. Hal ini tentu berdampak negatif pada psikologis ibu, terutama bagi yang menjadi tulang punggung keluarga,” jelasnya.

Selain itu, Dr. Primatia menyoroti pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak. “RUU ini terkesan menempatkan fungsi pengasuhan utama pada ibu, padahal seharusnya pengasuhan adalah tanggung jawab bersama antara ibu dan ayah,” ungkapnya. Ia berharap RUU KIA tidak mengurangi peran ayah dalam pengasuhan anak dan tidak membuat pengasuhan menjadi timpang.

Baca Juga:  Unusa Resmikan Kampus C, Dukung Transformasi Digital dalam Pendidikan

Dr. Primatia juga memberikan pesan kepada ibu-ibu untuk menikmati setiap momen dengan baik dan tidak ragu meminta bantuan dari lingkungan terdekat. “Pastikan semua keputusan dan tindakan diambil tanpa paksaan dan telah dikomunikasikan bersama pasangan,” tuturnya.

Ia juga mengimbau keluarga untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi ibu. “Kesejahteraan ibu bergantung pada dukungan keluarga terdekat. Keluarga harus lebih peka terhadap kebutuhan ibu dan siap memberikan bantuan,” ujarnya.

Terakhir, Dr. Primatia berpesan kepada masyarakat agar tidak memberikan stigma negatif kepada ibu, terutama saat mereka menghadapi situasi yang membutuhkan adaptasi lebih lama. “Sebaliknya, masyarakat harus memberikan dukungan sosial dan emosional kepada ibu,” tutupnya.

Pengesahan RUU KIA merupakan langkah positif dalam mendukung kesejahteraan ibu dan anak di Indonesia. Dengan implementasi yang tepat, diharapkan kesejahteraan SDM akan meningkat, membawa dampak positif bagi keluarga dan masyarakat luas. (mis)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin

Polres Batu Ungkap Pembobolan Gudang Indomarco, Pelaku Gunakan Jasa Ekspedisi untuk Kirim Barang Curian

19 Juli 2026
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.