Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Brawijaya Inspire Talk 2025: Kembangkan Budaya Riset dan Inovasi di Kalangan Mahasiswa

Brawijaya Inspire Talk 2025: Kembangkan Budaya Riset dan Inovasi di Kalangan Mahasiswa

Haris DwiHaris Dwi Pendidikan 8 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Brawijaya Inspire Talk 2025 hadirkan Ferry Irwandi dan Ni’mah Shafwah untuk dorong budaya riset dan inovasi di Universitas Brawijaya.
Brawijaya Inspire Talk 2025 hadirkan Ferry Irwandi dan Ni’mah Shafwah untuk dorong budaya riset dan inovasi di Universitas Brawijaya (foto: Dok Humas Universitas Brawijaya)

Malang (beritajatim.id) – Kementerian Riset dan Inovasi Karya Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) sukses menggelar Brawijaya Inspire Talk (BIT) 2025, sebuah forum inspiratif yang menghadirkan tokoh-tokoh berpengaruh di bidang riset dan inovasi.

Acara ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, membangun semangat akademik, dan menumbuhkan budaya riset di lingkungan kampus.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menghadirkan dua pembicara utama, yakni Ferry Irwandi, CEO Malaka Project, dan Ni’mah Shafwah A., CEO Halcy Hijab. Kedua narasumber memberikan perspektif yang berbeda namun saling melengkapi terkait pentingnya riset dan inovasi di dunia pendidikan dan industri.

Riset Sebagai Budaya Akademik

Dalam sesi pertama, Ferry Irwandi menyoroti pentingnya riset sebagai bagian dari budaya universitas yang berorientasi pada solusi nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa riset tidak boleh dipandang sebagai beban, melainkan sebagai sarana kemewahan intelektual yang tidak dimiliki semua orang.

“Belajar seharusnya bukan beban, melainkan kemewahan yang tidak semua orang punya kesempatan untuk menikmatinya. Namun, sistem yang feodal sering kali membuat proses belajar menjadi beban, bahkan bagi mahasiswa,” ujar Ferry Irwandi di hadapan peserta.

Ia juga menegaskan bahwa universitas perlu membangun ekosistem riset yang terbuka dan solutif agar mahasiswa mampu menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat luas.

Mendorong Keberanian Mahasiswa Berinovasi

Sesi kedua dilanjutkan oleh Ni’mah Shafwah A., yang menyoroti pentingnya keberanian mahasiswa untuk memulai penelitian sejak dini. Ia berpendapat bahwa riset bukan hanya domain akademisi, melainkan ruang eksplorasi bagi siapa pun yang ingin menciptakan perubahan.

Baca Juga:  Universitas Brawijaya Malang Itu Kampus Rakyat, Bukan Showroom Mobil

“Mahasiswa harus berani berinovasi, karena setiap ide kecil memiliki potensi besar bila dikembangkan melalui riset yang terarah,” ujarnya.

Expo Inovasi Mahasiswa Tampilkan Karya Kreatif

Selain sesi talkshow, kegiatan Brawijaya Inspire Talk juga diramaikan dengan Expo Inovasi Mahasiswa, yang menampilkan hasil riset dan karya kreatif dari berbagai Lembaga Semi Otonom (LSO) di Fakultas-fakultas Universitas Brawijaya.

Beragam produk inovatif dan penelitian unggulan dipamerkan sebagai bukti nyata kontribusi mahasiswa UB terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dorongan dari Kementerian Riset dan Inovasi EM UB

Menteri Riset dan Inovasi Eksekutif Mahasiswa Universitas Brawijaya, Anggelina Amelia Vega, menyampaikan bahwa acara ini merupakan bentuk nyata komitmen kementerian dalam meningkatkan minat penelitian mahasiswa lintas bidang.

“Brawijaya Inspire Talk adalah upaya kami membangkitkan kembali semangat riset di kalangan mahasiswa, baik dari ranah SAINTEK maupun SOSHUM. Kehadiran Ferry Irwandi menjadi simbol inklusivitas berpikir kritis dan adaptif yang penting dalam dunia penelitian,” jelas Anggelina.

Ia menambahkan bahwa pelaksanaan BIT 2025 menjadi tolok ukur awal bagi kementerian dalam merancang program kerja yang lebih berkualitas di masa mendatang. Evaluasi dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu penyelenggaraan di tahun-tahun berikutnya, baik dari sisi konsep, pemateri, maupun eksekusi acara.

Membangun Generasi Inovatif

Dengan antusiasme mahasiswa yang tinggi, Brawijaya Inspire Talk 2025 tidak hanya menjadi ajang berbagi inspirasi, tetapi juga langkah nyata dalam membangun generasi muda yang berpikir kritis, inovatif, dan berdaya saing global.

Baca Juga:  UIN Jakarta Gelar Sosialisasi Program Magister dan Doktor 2025 secara Daring

Acara ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Brawijaya dalam menciptakan ekosistem kampus yang mendukung pengembangan riset dan inovasi di semua level mahasiswa. (ris)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
universitas brawijaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.