Lumajang (beritajatim.id) – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa Bimbingan Perkawinan (Bimwin) merupakan program edukasi yang sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Bimwin Mandiri di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pasirian.
Menurut Indah Amperawati, pernikahan bukan sekadar prosesi sakral yang menyatukan dua insan, melainkan titik awal perjalanan panjang dalam membangun keluarga. Oleh karena itu, calon pengantin perlu mendapatkan bekal pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan agar siap menjalani kehidupan rumah tangga secara utuh.
“Bimwin adalah ruang belajar. Di sini calon pengantin diberi pemahaman tentang hak dan kewajiban, komunikasi dalam keluarga, serta cara menjaga keharmonisan rumah tangga. Bekal ini sangat penting agar keluarga yang terbentuk tidak rapuh, tetapi kuat dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan mental, emosional, dan spiritual tidak kalah penting dibanding kesiapan ekonomi. Menurutnya, tanpa pondasi tersebut rumah tangga akan mudah goyah saat menghadapi tantangan kehidupan.
“Kalau sejak awal sudah punya ilmu dan pemahaman, insyaallah pasangan akan lebih siap menjalani dinamika kehidupan rumah tangga,” imbuhnya.
Bupati juga menekankan peran keluarga sebagai fondasi penting dalam pembangunan masyarakat. Keberhasilan pembangunan daerah, katanya, bukan hanya diukur dari capaian infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas keluarga yang mampu melahirkan generasi sehat, berakhlak, dan tangguh.
“Kalau keluarganya kuat, masyarakat juga kuat. Dan jika masyarakat kuat, pembangunan daerah akan semakin kokoh. Bimwin ini adalah investasi jangka panjang bagi ketahanan keluarga dan ketahanan sosial,” tegasnya.
Kegiatan Bimwin Mandiri yang dihadiri langsung oleh Bupati juga menjadi bagian dari program Setor Madu, yaitu inisiatif monitoring lapangan yang dilakukan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran kepala daerah dalam kegiatan tersebut memperkuat komitmen bahwa pembinaan keluarga merupakan bagian dari prioritas pembangunan manusia di Kabupaten Lumajang.
Indah Amperawati berharap para peserta Bimwin dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan berumah tangga, sehingga terbentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
“Harapan saya, dari rumah tangga yang harmonis akan lahir generasi yang berkarakter, yang siap membawa Lumajang lebih maju,” pungkasnya. (ris)


as a preferred source on Google




