Banda Aceh (beritajatim.id) – Komando Distrik Militer (Kodim) 0101/Kota Banda Aceh terus memperkuat peran strategis dalam pembinaan teritorial melalui pelibatan sumber daya manusia unggul. Salah satunya ditunjukkan dengan pemberian pengarahan oleh Dandim 0101/KBA, Letkol Inf Faurizal Noerdin kepada para Alumni Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang kini resmi bergabung sebagai bagian dari Komponen Cadangan (Komcad).
Kegiatan pengarahan ini berlangsung pada Kamis, 17 Juli 2025 di Aula Lantai 2 Makodim 0101/KBA, Jalan Mahmud Syah No. 32, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Faurizal Noerdin menyambut hangat kehadiran para alumni SPPI yang kini mengemban peran strategis dalam membantu program-program pemerintah, khususnya dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.
“Hari ini kalian telah bergabung di tengah para senior yang siap memberikan arahan, bimbingan, serta berbagi pengalaman selama menjalankan tugas. Ini adalah kesempatan besar untuk belajar dan mengabdi secara maksimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa keberadaan Alumni SPPI sebagai bagian dari Komcad tidak hanya penting dalam aspek pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam isu pemenuhan gizi di wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Meski bukan tugas yang ringan, saya yakin kalian mampu menjalankan amanah ini dengan baik, melalui kedisiplinan, dedikasi, dan loyalitas tinggi. Jadilah bagian dari solusi dan pendukung program strategis pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Bapak Prabowo Subianto,” tegasnya.
Bangun Kesadaran Bela Negara dan Tanggung Jawab Sosial
Kegiatan pengarahan ini bertujuan memperkuat kesadaran moral, semangat bela negara, dan tanggung jawab sosial di kalangan para Alumni SPPI. Melalui peran mereka sebagai penggerak pembangunan, para alumni diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan secara nyata dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat yang sehat, kuat, dan berdaya saing.
Selain sebagai bentuk dukungan moral, pengarahan ini juga menjadi pembekalan awal yang penting bagi para alumni dalam menghadapi tantangan di lapangan, seiring meningkatnya kebutuhan akan kader-kader tangguh yang siap memperkuat ketahanan nasional melalui pendekatan sosial dan pembangunan sumber daya manusia. (ted)


as a preferred source on Google




