Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Dosen K3 UNAIR Ungkap Standar Keselamatan dan Antisipasi Kebakaran di Gedung Bertingkat

Dosen K3 UNAIR Ungkap Standar Keselamatan dan Antisipasi Kebakaran di Gedung Bertingkat

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 6 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dr Neffrety Nilamsari SSos MKes, Dosen D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga
Dr Neffrety Nilamsari SSos MKes, Dosen D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Fakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga

Surabaya (beritajatim.id) – Keselamatan penghuni gedung bertingkat menjadi aspek krusial dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dengan semakin masifnya pembangunan gedung tinggi, terutama di kota besar seperti Surabaya, risiko kebakaran juga meningkat. Oleh karena itu, penerapan standar keselamatan kebakaran yang tepat menjadi suatu keharusan.

Menanggapi hal ini, Dr. Neffrety Nilamsari, S.Sos., M.Kes., Dosen D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR), menekankan pentingnya pengelola gedung mematuhi dua regulasi utama terkait keselamatan kebakaran.

“Regulasi pertama adalah Permen RI Nomor 36 Tahun 2005, khususnya Pasal 59, dan yang kedua adalah Permen PUPR Nomor 14 Tahun 2017. Pengelola atau pemilik gedung wajib menaati regulasi ini agar memenuhi kriteria keselamatan, termasuk memiliki sistem proteksi aktif dan pasif,” ujarnya.

Sistem Proteksi Kebakaran di Gedung Bertingkat

Dr. Neffrety menjelaskan bahwa terdapat dua jenis sistem proteksi kebakaran yang harus diterapkan di gedung bertingkat: proteksi aktif dan proteksi pasif.

Proteksi aktif melibatkan perangkat yang dapat mencegah atau menanggulangi kebakaran, seperti:

  • Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
  • Instalasi hidran
  • Sistem alarm yang dilengkapi dengan detektor panas atau detektor asap

Di sisi lain, proteksi pasif berperan dalam memfasilitasi evakuasi penghuni gedung saat kebakaran terjadi. Salah satu aspek penting dalam proteksi pasif adalah keberadaan jalur evakuasi yang jelas dan mudah diakses.

Baca Juga:  Komisi Yudisial Selidiki Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim di PN Surabaya

“Dalam beberapa kasus kebakaran, korban kesulitan menemukan jalur evakuasi hingga akhirnya terjebak. Hal ini menunjukkan kegagalan sistem proteksi kebakaran yang seharusnya menjadi perhatian serius,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pengelola gedung perlu memastikan jalur evakuasi selalu diperbarui dan ditandai dengan jelas agar penghuni gedung dapat segera menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran.

“Selain itu, petunjuk rute evakuasi perlu disosialisasikan melalui berbagai media, seperti papan informasi di setiap lantai, sistem audio visual, atau pengumuman berkala,” tambahnya.

Langkah Antisipasi bagi Penghuni Gedung

Sebagai upaya pencegahan, Dr. Neffrety menyarankan penghuni gedung untuk secara proaktif mengonfirmasi sistem proteksi kebakaran kepada pihak pengelola. Ia juga menekankan pentingnya pelatihan simulasi kebakaran agar setiap penghuni siap menghadapi situasi darurat.

“Mengecek sistem proteksi dan mengikuti simulasi kebakaran adalah hak setiap penghuni gedung. Ini bukan sekadar tanggung jawab pengelola, tetapi bagian dari jaminan keamanan yang harus diperoleh setiap orang,” tuturnya.

Namun, jika pengelola kurang peduli terhadap standar keselamatan, penghuni disarankan untuk mengambil langkah antisipasi mandiri, seperti:

  • Menghafalkan jalur evakuasi sejak awal
  • Menyediakan APAR pribadi sebagai bentuk pencegahan
  • Meningkatkan kesadaran akan potensi bahaya kebakaran

Di akhir pembicaraan, Dr. Neffrety berharap adanya kolaborasi berkelanjutan antara berbagai pihak, termasuk universitas, pengelola gedung, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

“Mari kita tingkatkan kerja sama agar dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari risiko kebakaran,” pungkasnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.