Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Bisnis»Dosen UNAIR Soroti Rencana Perubahan Subsidi KRL Jabodetabek Berbasis NIK

Dosen UNAIR Soroti Rencana Perubahan Subsidi KRL Jabodetabek Berbasis NIK

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Bisnis 10 September 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Pemerintah berencana mengubah mekanisme subsidi Kereta Rel Listrik (KRL) atau commuterline di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mulai tahun 2025.

Rencana ini tercantum dalam Buku II Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 yang diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akhir Agustus lalu.

Pemerintah berharap perubahan ini akan membuat anggaran subsidi Kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation/PSO) lebih tepat sasaran. Namun, rencana ini menuai protes dari berbagai kalangan dan kelompok masyarakat.

Menanggapi hal ini, Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, dosen dan pengamat kebijakan publik Universitas Airlangga (UNAIR), mengungkapkan bahwa masalah subsidi telah menjadi isu yang berulang setiap tahun. “Masalah subsidi memang endemik dan sering tidak tepat sasaran. Subsidi KRL berbasis NIK diharapkan dapat menjamin keadilan, tetapi hanya jika data NIK di Kementerian Sosial (Kemensos) valid dan reliabel,” ujar Prof. Jusuf.

Prof. Jusuf menambahkan bahwa tantangan utama dari kebijakan subsidi KRL adalah manajemen data. Pemerintah perlu memastikan bahwa subsidi benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan. “Kasus-kasus krusial seperti bantuan sosial, BBM bersubsidi, dan pupuk bersubsidi sering tidak tepat sasaran. Pemerintah harus serius dalam manajemen data,” katanya.

Selain itu, Prof. Jusuf juga menyoroti pertambahan jumlah penduduk miskin yang memerlukan kajian lebih lanjut terhadap kebijakan ini. Ia menekankan pentingnya mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat sebelum menerapkan kebijakan baru yang berdampak luas.

Baca Juga:  Indonesia AirAsia Luncurkan Livery Labuan Bajo, Angkat Keindahan NTT ke Langit Internasional

“Pemerintah perlu menilai kondisi sosial ekonomi dengan cermat, terutama dengan meningkatnya jumlah penduduk miskin dan penurunan kelas menengah akibat PHK dan faktor lainnya. Kebijakan ini sebaiknya ditunda hingga kondisi ekonomi membaik,” ujarnya.

Terakhir, Prof. Jusuf menekankan perlunya kesiapan infrastruktur teknologi dan data kependudukan untuk mendukung kebijakan berbasis NIK. Ia mengingatkan pentingnya peningkatan sistem manajemen data kependudukan dan dukungan teknologi yang memadai agar kebijakan ini dapat berjalan efektif.

“Jika manajemen data dan infrastruktur belum siap, bisa menimbulkan kekacauan yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” tandasnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

PT Astra International Tbk

Desa Les Bali Jadi Model Desa Sejahtera Astra, Pendapatan Warga Naik 25 Persen Berbasis Wisata Berkelanjutan

3 Juli 2026 Bisnis

Danamon dan Danamon Syariah Raih Penghargaan Banking Customer Experience 2026, Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Nasabah

3 Juli 2026 Bisnis
BSI, FOZ, dan POROZ berkolaborasi memperkuat pengelolaan zakat nasional melalui digitalisasi, literasi, dan integrasi ekosistem ekonomi syariah.

BSI Gandeng FOZ dan POROZ Perkuat Ekosistem Zakat Nasional, Potensi Rp340 Triliun Siap Dioptimalkan

12 Juni 2026 Bisnis

Perkuat Ketahanan Pangan, SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Kurban

29 Mei 2026 Bisnis
Bank Jatim meraih Digital Innovation Award 2026 berkat transformasi digital melalui JConnect dan inovasi layanan perbankan modern.

Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026, JConnect Jadi Motor Transformasi Digital Perbankan

23 Mei 2026 Bisnis

Sony Masih Rahasiakan Jadwal Rilis PS6, Krisis Komponen Global Jadi Penentu Utama

12 Mei 2026 Bisnis
Leave A Reply Cancel Reply

PT Astra International Tbk

Desa Les Bali Jadi Model Desa Sejahtera Astra, Pendapatan Warga Naik 25 Persen Berbasis Wisata Berkelanjutan

3 Juli 2026
Berita Terbaru
PN Jepang Sanae Takaichi

Survei Mainichi: Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kabinet PM Jepang Sanae Takaichi Turun ke 41 Persen

20 Juli 2026
Komnas HAM RI

Komnas HAM Rilis Penilaian HAM 2025, BKKBN Raih Nilai Tertinggi, Kemenhub Masuk Kategori Rendah

20 Juli 2026
Wali Kota Mojokerto sosialisasikan Beasiswa Pro Bestari 2026. Pemkot mengalokasikan lebih dari Rp1 miliar dengan bantuan Rp3,6 juta per semester.

Wali Kota Mojokerto Beasiswa Pro Bestari 2026, Mahasiswa Berpeluang Terima Rp3,6 Juta per Semester

20 Juli 2026
Polri menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pembiayaan PT PPA kepada PT BAS. Kerugian negara mencapai Rp38,8 miliar dan aset Rp14,4 miliar disita.

Polri Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Pembiayaan PT PPA ke PT BAS, Kerugian Negara Capai Rp38,8 Miliar

20 Juli 2026

12 Tips Menggoreng Ikan agar Tidak Berminyak, Renyah Tahan Lama dan Matang Sempurna

20 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.