Surabaya (beritajatim.id) – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyambut positif penyelenggaraan Generative AI In Action Roadshow Surabaya 2025. Acara yang digelar di Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya pada Sabtu (22/2) ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekosistem Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan di Jawa Timur.
Menurut Emil, komunitas pegiat AI seperti ini menjadi wadah penting untuk bertukar pikiran, tips, dan trik. “Keberadaan event ini sangat bagus untuk saling belajar, bahkan Google pun bisa belajar dari pelanggan. Proses ini bersifat dua arah, di mana kampus bisa menjadi katalis ekosistem,” ujarnya.
Wagub Emil menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan komunitas pegiat Teknologi Informasi (TI). Menurutnya, kecepatan perubahan di bidang TI tidak bisa hanya mengandalkan pembelajaran di kampus. “Kampus harus mendekat ke komunitas untuk belajar lebih banyak,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran Google Cloud atau Komputasi Awan dalam mendukung pegiat AI. Dengan layanan ini, pegiat AI dapat mengembangkan program atau aplikasi tanpa perlu investasi besar dalam perangkat keras atau lunak. “Mereka bisa mengembangkan aplikasi dengan biaya lebih terjangkau berkat layanan cloud,” jelas Emil.
Wagub Emil mengajak seluruh pegiat AI di Jatim untuk terus berkembang dan membangun ekosistem AI yang mumpuni. Ia menegaskan, peluang AI untuk berkembang di Jawa Timur sangat besar. Sebagai provinsi dengan perekonomian terbesar kedua di Indonesia, Jatim menyumbang seperenam dari total perekonomian nasional.
“Indonesia adalah negara dengan GDP terbesar kedelapan di dunia. Jangan sampai kita (Jatim) tidak menjadi pemimpin di bidang IT,” tegasnya.
Emil juga berharap perkembangan AI dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik. Ia meminta jajarannya, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jatim, untuk aktif mengembangkan mindset baru dalam memanfaatkan AI.
“Kita ingin melihat bagaimana AI bisa diintegrasikan dalam proses bisnis. Misalnya, jika sebelumnya memerlukan waktu, orang, dan biaya lebih banyak, dengan AI semua bisa lebih efisien,” ucapnya.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Jatim Sherlita Ratna Dewi Agustin, jajaran rektor dan civitas akademika Institut STTS, serta para pemateri dari Google Cloud.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan kolaborasi antara komunitas, kampus, dan pelaku industri, Generative AI Roadshow 2025 diharapkan menjadi langkah awal menuju transformasi digital yang lebih maju di Jawa Timur. (hdl)






