Malang (beritajatim.id) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Brawijaya (UB) Malang terus meningkatkan kualitas dan jejaringnya. Fisip UB menjalin sinergi dengan Universiti Teknologi MARA (UTM) Malaysia.
Mengutip website UB, Jumat (8/8/2025), sinergi ini diresmikan pada Kamis (7/8/2025) di Malaysia. Dekan Fisip UB, Dr Ahmad Imron Rozuli SE., M.Si mengapresiasi sambutan Universiti Teknologi MARA, khususnya dari Fakultas Ilmu Administrasi dan Studi Kebijakan, untuk menjalin dan mempererat kemitraan strategis antar kedua institusi.
“Harapan kita kerja sama ini tidak sekadar bentuk simbolis dari kemitraan formal, melainkan menjadi fondasi kokoh bagi implementasi berbagai program kolaboratif yang bermakna dan berkelanjutan di masa depan,” katanya, Jumat (8/8).
Ahmad Imron Rozuli menjelaskan tujuan utama dari kerja sama ini adalah untuk memfasilitasi program pertukaran mahasiswa dan staf akademik, yang diyakini akan memberikan kontribusi besar bagi pengembangan wawasan global, kompetensi lintas budaya, dan kapasitas keilmuan para peserta.
“Pada semester ini, empat mahasiswa kami telah dipersiapkan untuk mengikuti program mobilitas ke sini. Kami berharap, jumlah peserta program ini akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengalaman internasional bagi generasi muda,” tambahnya.
Ruang lingkup kolaborasi ini meliputi kegiatan akademik lain seperti penyelenggaraan penelitian kolaboratif, program dosen tamu (visiting professor), bimbingan bersama mahasiswa pascasarjana serta publikasi ilmiah bersama di jurnal-jurnal internasional bereputasi.
Saat meneken sinergi ini, Dekan Fisip didampingi Ketua Departemen Sosiologi Prof Ali Maksum, Ketua Program Studi S2 Ilmu Pemerintahan Mohtar Haboddin, perwakilan IRO FisipP Yuyun Agus Riani dan staf ahli Dekan Mayuko Galuh. (air)


as a preferred source on Google



