Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Bisnis»IHSG Anjlok Tajam Usai Kebijakan MSCI, Analis Soroti Kekhawatiran Struktural Pasar Modal Indonesia

IHSG Anjlok Tajam Usai Kebijakan MSCI, Analis Soroti Kekhawatiran Struktural Pasar Modal Indonesia

RenniRenni Bisnis 28 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi saham (foto: Anne N/unsplash)
Ilustrasi saham (foto: Anne N/unsplash)

Jakarta (beritajatim.id) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam pada perdagangan hari ini, menyusul pernyataan dan kebijakan terbaru dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Tekanan pasar dinilai bukan sekadar respons jangka pendek, melainkan mencerminkan kekhawatiran yang lebih mendalam terhadap persepsi kualitas struktural pasar modal Indonesia di mata investor global.

Direktur Eksekutif CSA Institute David Sutyanto menilai, penurunan signifikan IHSG menunjukkan adanya sensitivitas tinggi pelaku pasar terhadap isu kredibilitas dan tata kelola. Menurutnya, kebijakan MSCI menyentuh aspek fundamental yang berkaitan dengan transparansi, struktur kepemilikan, serta tingkat kepercayaan investor internasional terhadap pasar Indonesia.

MSCI sebelumnya mengumumkan penerapan perlakuan sementara terhadap pasar saham Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam proses peninjauan indeks. Kebijakan tersebut meliputi penundaan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), penghentian sementara penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI Investable Market Indexes, serta penangguhan perpindahan saham dari kategori small cap ke standard.

Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko investability dan memberi ruang bagi otoritas pasar Indonesia dalam memperkuat sejumlah aspek yang dinilai masih perlu ditingkatkan, khususnya terkait transparansi struktur kepemilikan saham. Dalam komunikasinya, MSCI menyoroti isu yang disebut sebagai shareholders opacity, yakni keterbatasan akses informasi mengenai pemegang saham akhir, tingkat konsentrasi kepemilikan, struktur pengendalian, serta kualitas tata kelola emiten.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Manipulasi Saham oleh PT Narada Asset Manajemen, Rp207 Miliar Dibekukan

David Sutyanto menjelaskan, meskipun banyak perusahaan tercatat di Indonesia memiliki kinerja fundamental yang solid dan prospek bisnis yang menarik, keterbatasan transparansi informasi dapat meningkatkan persepsi risiko di kalangan investor global. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi keputusan alokasi aset berbasis indeks.

MSCI juga menyampaikan bahwa evaluasi lanjutan terhadap pasar Indonesia akan dilakukan pada Mei 2026. Artinya, terdapat jendela waktu sekitar empat bulan bagi pemangku kepentingan untuk menunjukkan perbaikan yang konkret dan terukur. Apabila kemajuan yang diharapkan tidak tercapai, terdapat risiko pengurangan bobot Indonesia dalam indeks Emerging Markets, bahkan kemungkinan peninjauan ulang terhadap klasifikasi pasar.

Konsekuensi dari skenario tersebut dinilai cukup signifikan, mengingat estimasi dana investasi berbasis MSCI Indonesia saat ini berada di kisaran 120 miliar dolar AS. Sementara itu, kapasitas dana berbasis indeks di kategori Frontier Market jauh lebih kecil, sehingga potensi arus dana keluar menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Sejak Oktober 2025, MSCI telah melakukan konsultasi dengan pelaku pasar terkait kemungkinan penggunaan Monthly Holding Composition Report yang diterbitkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam perhitungan free float. Hasil konsultasi tersebut menunjukkan ekspektasi pasar global terhadap peningkatan kualitas, konsistensi, dan kredibilitas data struktur kepemilikan saham di Indonesia.

Tekanan sentimen tersebut tercermin jelas pada pergerakan IHSG hari ini. Pada pembukaan perdagangan pagi, indeks melemah lebih dari 6 persen dan terus tertekan hingga sesi II. Pada pukul 13.43 WIB, IHSG tercatat turun sekitar 8 persen, yang mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan atau trading halt sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Promo PLN Mobile: Bayar Listrik Lebih Hemat dengan Diskon ShopeePay dan SPayLater

Perdagangan kemudian dilanjutkan kembali sekitar 30 menit setelahnya tanpa perubahan jadwal. Meski demikian, pelemahan tajam IHSG menjadi sinyal kuat bahwa pasar tengah mencermati arah kebijakan dan respons regulator dalam menjaga kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia. (ren)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
IHSG Saham
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

PT Astra International Tbk

Desa Les Bali Jadi Model Desa Sejahtera Astra, Pendapatan Warga Naik 25 Persen Berbasis Wisata Berkelanjutan

3 Juli 2026 Bisnis

Danamon dan Danamon Syariah Raih Penghargaan Banking Customer Experience 2026, Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan Nasabah

3 Juli 2026 Bisnis
BSI, FOZ, dan POROZ berkolaborasi memperkuat pengelolaan zakat nasional melalui digitalisasi, literasi, dan integrasi ekosistem ekonomi syariah.

BSI Gandeng FOZ dan POROZ Perkuat Ekosistem Zakat Nasional, Potensi Rp340 Triliun Siap Dioptimalkan

12 Juni 2026 Bisnis

Perkuat Ketahanan Pangan, SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Kurban

29 Mei 2026 Bisnis
Bank Jatim meraih Digital Innovation Award 2026 berkat transformasi digital melalui JConnect dan inovasi layanan perbankan modern.

Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026, JConnect Jadi Motor Transformasi Digital Perbankan

23 Mei 2026 Bisnis

Sony Masih Rahasiakan Jadwal Rilis PS6, Krisis Komponen Global Jadi Penentu Utama

12 Mei 2026 Bisnis
Leave A Reply Cancel Reply

PT Astra International Tbk

Desa Les Bali Jadi Model Desa Sejahtera Astra, Pendapatan Warga Naik 25 Persen Berbasis Wisata Berkelanjutan

3 Juli 2026
Berita Terbaru

Menikah Sederhana di KUA Jadi Tren, Pesta Mewah Ternyata Bukan Penentu Rumah Tangga Bahagia

20 Juli 2026
Kasat Reskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin

Polres Batu Ungkap Pembobolan Gudang Indomarco, Pelaku Gunakan Jasa Ekspedisi untuk Kirim Barang Curian

19 Juli 2026
Polres Kediri Kota menggelar Wayang Cangkrukan sebagai media edukasi kamtibmas berbasis seni budaya untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian warga.

Wayang Cangkrukan Polres Kediri Kota Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian Warga

19 Juli 2026
Pemkot Surabaya memperketat pengawasan parkir tempat usaha agar seluruh lokasi berizin, tarif transparan, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Bapenda Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19 Juli 2026
Film Rejoto Nyambung Tresno menjadi media promosi wisata Kota Mojokerto sekaligus bukti keberhasilan pembinaan ekonomi kreatif oleh Pemkot.

Film Rejoto Nyambung Tresno Jadi Media Promosi Wisata Kota Mojokerto dan Bukti Sukses Ekonomi Kreatif

19 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.