Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Insgluni, Alat Deteksi Gula Darah Non-Invasif Karya Mahasiswa ITS yang Ramah Lingkungan

Insgluni, Alat Deteksi Gula Darah Non-Invasif Karya Mahasiswa ITS yang Ramah Lingkungan

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Pendidikan 6 Januari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
ITS

Surabaya (beritajatim.id) – Tim mahasiswa dari Departemen Teknik Instrumentasi, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil mengembangkan inovasi alat deteksi gula darah non-invasif bernama Instrument Glucose Non-Invasive (Insgluni).

Alat ini menawarkan solusi pemeriksaan kadar gula darah yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan tanpa memerlukan pengambilan darah.

Rafly Zaka Rulloh, penggagas Insgluni yang juga ketua tim, menjelaskan bahwa alat ini dikembangkan sebagai respons terhadap kekhawatiran terhadap metode pemeriksaan gula darah konvensional yang invasif.

Penggunaan jarum suntik dalam pemeriksaan konvensional tidak hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga dapat menyebabkan risiko infeksi dan limbah medis berupa jarum suntik serta strip uji.

“Metode konvensional turut menyumbang limbah medis berupa jarum suntik dan strip uji,” ungkap Rafly di Surabaya, Senin (6/1/2025).

Insgluni hadir sebagai alternatif pemeriksaan gula darah yang lebih praktis, aman, dan ramah lingkungan. Alat ini tidak hanya bermanfaat bagi penderita diabetes, tetapi juga bisa digunakan untuk pemeriksaan kesehatan dini pada individu yang peduli terhadap kesehatannya.

Rafly menambahkan, Insgluni dapat digunakan di berbagai instansi kesehatan, seperti rumah sakit, klinik, dan puskesmas.

Alat portabel berbentuk kubus ini memanfaatkan cahaya nir infrared (NIR) untuk mendeteksi kadar gula darah. Cahaya NIR ditembakkan ke jari pengguna di tempat pengujian yang telah disediakan.

Setelah menabrak jari, cahaya yang berhasil melewati jari ditangkap oleh sensor optik photodioda dengan panjang gelombang 940 nanometer. Sistem yang ada kemudian mengolah data tersebut menjadi nilai kadar gula darah dalam satuan miligram per desiliter.

Baca Juga:  Didampingi LKPP dan ITS, Pemkot Surabaya Buka Konsolidasi Pengadaan Semen TA 2026

Melalui serangkaian uji coba, Insgluni terbukti memiliki tingkat akurasi deteksi kadar gula darah sebesar 87 persen, angka yang lebih tinggi dibandingkan dengan alat serupa yang ada di pasaran.

Selain itu, alat ini juga dilengkapi aplikasi berbasis Android yang dapat terhubung dengan jaringan wi-fi. Aplikasi ini berfungsi untuk menyimpan rekaman data pengujian gula darah dan memberikan informasi kesehatan kepada pengguna.

Dengan aplikasi ini, pengguna dapat memantau kadar gula darah secara rutin dan teratur.

Tim yang terdiri dari Rafly Zaka Rulloh, Yeti Mirasani, Muhammad Zidane Abri, Rahadiyan Rachmadi, dan Yus Putri Arum Seger ini berhasil membawa Insgluni pada Tingkatan Kesiapan Teknologi (TKT) level 7.

Pada level ini, Insgluni telah mencapai bentuk prototipe yang matang dan telah diuji coba pada skala kecil di lingkungan sekitar.

Inovasi ini mendukung empat tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDGs 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDGs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDGs 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDGs 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab.

Berkat pencapaiannya, tim Insgluni ITS berhasil meraih juara I dalam kategori Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI) subkategori Presentasi pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2024.

Rafly berharap Insgluni dapat terus dikembangkan lebih lanjut dan memperoleh izin komersialisasi. Dengan inovasi ini, ia yakin bahwa Insgluni dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  UNAIR Gandeng RSUD Jombang, Perkuat Pendidikan dan Layanan Kesehatan Berbasis Kolaborasi

“Dengan keamanan, kemudahan, dan kenyamanan yang dibawa, Insgluni dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” pungkasnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
ITS
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.