Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Iran Tolak Lanjutkan Negosiasi dengan AS, Ketegangan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Global

Iran Tolak Lanjutkan Negosiasi dengan AS, Ketegangan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Global

Isnan SaidIsnan Said Internasional 20 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei

Teheran (beritajatim.id) – Pemerintah Iran menyatakan belum memiliki rencana untuk melanjutkan putaran kedua perundingan dengan Amerika Serikat, memperdalam ketidakpastian diplomatik di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, pada Senin (20/4).

Baghaei menegaskan bahwa pemerintah Iran tidak dapat mengabaikan kerugian besar yang dialami dalam setahun terakhir serta apa yang disebutnya sebagai pelanggaran berulang dalam proses diplomasi oleh Washington. Ia menuding Amerika Serikat telah melanggar hukum internasional dalam beberapa kesempatan, termasuk melalui aksi militer yang berdampak pada warga dan aset negara Iran.

Pernyataan tersebut muncul saat pemerintah Pakistan bersiap menjadi tuan rumah lanjutan negosiasi di Islamabad. Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan bahwa Wakil Presiden JD Vance akan memimpin delegasi AS, sementara Presiden Donald Trump menyatakan timnya dijadwalkan tiba dalam waktu dekat.

Namun, Iran menegaskan bahwa setiap keputusan terkait kelanjutan perundingan akan didasarkan pada kepentingan nasional dan keamanan negara. Sikap ini mencerminkan meningkatnya ketegangan yang tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga militer.

Situasi semakin memanas di kawasan Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak global. Ketegangan meningkat setelah pasukan AS menyita kapal kargo berbendera Iran sebagai bagian dari blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Meski sebelumnya Iran menyatakan jalur tersebut tetap terbuka, kondisi di lapangan menunjukkan situasi yang jauh dari normal.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi APEC Diproyeksi Naik ke 3,1 Persen pada 2025, Didorong Perdagangan dan Teknologi

Baghaei menilai Iran tidak dapat secara sepihak memulihkan lalu lintas di Selat Hormuz karena situasi yang ia gambarkan sebagai kondisi “semi-perang”. Ia juga menyinggung pelanggaran gencatan senjata serta ancaman terhadap pelabuhan dan kapal Iran sebagai faktor utama ketidakstabilan.

Ketegangan ini berpotensi menggagalkan gencatan senjata sementara yang dimediasi Pakistan dan dijadwalkan berakhir dalam waktu dekat. Hingga kini belum ada kepastian apakah kesepakatan tersebut akan diperpanjang. Presiden Donald Trump bahkan mengeluarkan peringatan keras terkait kemungkinan aksi militer lanjutan jika tidak tercapai kesepakatan baru.

Iran menegaskan tidak akan menerima tekanan dalam bentuk tenggat waktu maupun ultimatum. Baghaei memperingatkan bahwa setiap tindakan agresif dari Amerika Serikat atau sekutunya akan mendapat respons tegas dari militer Iran.

Dalam isu program nuklir, Iran juga menepis spekulasi terkait kemungkinan pemindahan cadangan uranium yang telah diperkaya ke luar negeri. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempertahankan capaian nuklir di dalam negeri.

Sebelumnya, sempat muncul laporan mengenai opsi kompromi seperti penghentian sementara pengayaan uranium atau pengurangan kadar uranium tingkat tinggi. Di sisi lain, Amerika Serikat disebut mendorong kesepakatan yang lebih ketat, termasuk penghentian jangka panjang dan penghapusan total cadangan tersebut.

Laporan lain menyebutkan adanya proposal yang melibatkan pencairan dana Iran yang dibekukan senilai miliaran dolar sebagai bagian dari kesepakatan. Namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari kedua pihak terkait skema tersebut.

Baca Juga:  Gencatan Senjata Lebanon-Israel Masih Berjalan, AS Klaim Negosiasi Iran Dekati Kesepakatan

Sementara itu, anggota parlemen Iran Ebrahim Azizi menegaskan bahwa negaranya tetap terbuka untuk dialog dengan Amerika Serikat, namun tidak dengan syarat yang merugikan kedaulatan nasional.

Perkembangan ini menjadi perhatian global karena berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah serta pasar energi dunia. Ketidakpastian yang berkepanjangan juga meningkatkan risiko konflik terbuka yang dapat berdampak luas secara ekonomi dan geopolitik. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.