Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Jadi Tambahan Pendapatan, Melon Produk Urban Farming Kelompok Tani Caping Kota Masuki Panen Ketiga

Jadi Tambahan Pendapatan, Melon Produk Urban Farming Kelompok Tani Caping Kota Masuki Panen Ketiga

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 16 Juli 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Panen ketiga budi daya melon Kelompok Tani Caping Kota Surabaya
Panen ketiga budi daya melon Kelompok Tani Caping Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.id) – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus mendukung dan memberdayakan kelompok tani (Poktan) perkotaan. Lebih dari 290 Poktan di Surabaya kini aktif dalam praktik urban farming.

Salah satu Poktan yang mendapatkan pendampingan dari DKPP adalah Kelompok Tani Caping Kota di Kelurahan Jemurwonosari, Kecamatan Wonocolo. Spesialisasi budidaya buah melon yang mereka tekuni kini berhasil mencapai panen ketiga pada Selasa, 16 Juli 2024.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menegaskan bahwa pendampingan terhadap Poktan perkotaan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan warga dan mendorong kelompok tani lainnya agar produktif.

“Harapan kami tidak hanya menambah pendapatan warga di sini, tetapi juga menjadikan mereka pionir yang menyemangati kelompok tani lain,” ujar Antiek saat mengikuti panen melon di lahan fasilitas umum (Fasum) di Jalan Jemursari II 33A, Kelurahan Jemurwonosari.

Urban farming yang dilakukan oleh Poktan Caping Kota ini memanfaatkan lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) yang diserahkan kepada Pemkot Surabaya. DKPP membantu pembangunan green house di lahan tersebut.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti
Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti
Antiek mengapresiasi keberhasilan Poktan Caping Kota dalam budidaya melon dan menyatakan bahwa kesuksesan ini menarik dukungan stakeholder sebagai mitra. “Kita juga lihat olahan makanan dari hasil urban farming ini,” tambahnya.

Pendampingan dari DKPP disesuaikan dengan klasifikasi kelompok tani, sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian RI No. 67 Tahun 2016. Evaluasi tahunan dilakukan untuk menentukan kenaikan kelas kelompok tani dan memberikan sertifikat.

Baca Juga:  Dispendik Surabaya Pastikan MPLS Ramah dan Bebas Bullying, Fokus pada Karakter Siswa

Camat Wonocolo, Muslich Hariadi, menyatakan bahwa wilayahnya memiliki lima kelompok tani dengan spesialisasi masing-masing. Poktan Caping Kota mengkhususkan diri pada budidaya melon melalui green house, sementara Poktan lain menanam pisang cavendish, pepaya california, dan ikan lele.

Muslich menyebut budidaya melon oleh Poktan Caping Kota sebagai yang terbaru di wilayahnya, hasil bantuan dan pendampingan DKPP Surabaya. “Melon lebih bernilai jual tinggi dibandingkan sayur,” ujarnya.

Muslich juga menambahkan bahwa Poktan Caping Kota berencana mengembangkan budidaya melon dengan menambah kuantitas bibit. Saat ini, panen mencapai 325 buah melon dengan berat rata-rata 1-1,5 kilogram.

Sementara itu, Ketua LPMK Jemurwonosari, Choirul Anam, menjelaskan bahwa budidaya melon telah dilakukan Poktan Caping Kota sejak satu tahun lalu. “Ini panen ketiga kami. Sebelumnya dua kali panen dan selalu habis terjual di grup-grup warga,” kata Choirul.

Choirul menyebut bahwa melon dipilih sebagai komoditas karena budidayanya mudah dan memiliki nilai ekonomis tinggi. “Kami ingin Jemurwonosari menjadi ikon Kampung Melon karena nilai ekonomisnya lebih tinggi daripada sayuran,” pungkasnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
DKPP Melon Pemkot Surabaya Surabaya Urban Farming
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.