Surabaya (beritajatim.id) – Ketidakpastian ekonomi global yang terus berlanjut serta tekanan inflasi yang mendorong kenaikan harga kebutuhan pokok membuat emas kembali menjadi pilihan utama investasi masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, logam mulia dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Dalam beberapa waktu terakhir, harga emas menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan. Berdasarkan pemantauan harga logam mulia Antam, emas murni tercatat mengalami peningkatan tajam dalam sepekan terakhir pada pertengahan Januari 2026. Kondisi ini semakin menguatkan posisi emas sebagai instrumen lindung nilai di tengah gejolak ekonomi.
Menariknya, investasi emas kini tidak hanya diminati oleh kalangan investor konvensional. Generasi milenial dan Gen Z mulai menunjukkan ketertarikan terhadap emas sebagai bagian dari perencanaan keuangan mereka. Hal ini menandai perubahan pola pikir generasi muda yang semakin sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa terdapat sejumlah faktor yang membuat emas tetap relevan sebagai instrumen investasi lintas generasi. Salah satunya adalah karakter emas yang relatif stabil dan tahan terhadap inflasi, sehingga risiko penurunan nilai cenderung lebih rendah dibandingkan aset lainnya.
Selain itu, akses investasi emas kini semakin mudah. Masyarakat dapat mulai berinvestasi dengan modal terjangkau melalui layanan tabungan emas, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Kemudahan ini mendorong semakin banyak orang untuk berinvestasi sejak dini.
Keunggulan lain dari emas adalah tingkat likuiditas yang tinggi. Emas dapat dengan mudah dijual kembali saat dibutuhkan, menjadikannya aset yang fleksibel untuk berbagai kebutuhan keuangan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Emas juga dinilai cocok sebagai instrumen investasi untuk tujuan keuangan jangka panjang, seperti dana pendidikan, pernikahan, hingga persiapan masa pensiun. Kehadiran berbagai platform digital semakin memperluas akses masyarakat dalam bertransaksi emas secara aman dan praktis.
Melihat berbagai keunggulan tersebut, minat terhadap investasi emas diperkirakan akan terus meningkat. Tren ini sekaligus mencerminkan tumbuhnya literasi keuangan masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, dalam menghadapi dinamika ekonomi yang penuh tantangan. (aga)


as a preferred source on Google




