Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Mahasiswa FH UNAIR Raih 3 Penghargaan di Gadjah Mada Law Competition 2025

Mahasiswa FH UNAIR Raih 3 Penghargaan di Gadjah Mada Law Competition 2025

Ade MSGAde MSG Pendidikan 6 November 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tim Megamendung dan Tim Bebekan FH UNAIR di ajang Gadjah Mada Law Competition 2025
Tim Megamendung dan Tim Bebekan FH UNAIR di ajang Gadjah Mada Law Competition 2025

Surabaya (beritajatim.id) – Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Dalam ajang Gadjah Mada Law Competition (GMLC) 2025, tiga tim perwakilan UNAIR sukses meraih tiga penghargaan bergengsi sekaligus.

Tim Megamendung berhasil meraih Juara 1 serta predikat Berkas Legal Opinion Terbaik, sementara Tim Bebekan sukses membawa pulang Juara 3 untuk kategori Strategi Analisis dan Argumentasi Hukum.

Kompetisi yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) ini merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan mahasiswa hukum dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia melalui cabang lomba Legal Opinion Competition (LOC).

Raih Juara 1 dan Berkas Terbaik, Tim Megamendung Tampil Gemilang

Tim Megamendung beranggotakan Akhmad Revan Satwika (ketua), Dewangga Putra Prayoga (anggota), dan Keisha Pramudhita Bernadi (official). Dalam kompetisi tersebut, mereka mengangkat isu pertanggungjawaban perusahaan dalam insiden pengeboran minyak dan gas (migas).

“Kami berusaha meyakinkan dewan juri bahwa saran hukum yang kami tawarkan tidak hanya teoritis, tapi juga bisa diimplementasikan di dunia nyata,” ujar Revan, Ketua Tim Megamendung.

Tim ini mengaku tantangan terbesar selama kompetisi adalah manajemen waktu, karena harus menyeimbangkan antara kegiatan akademik dan persiapan lomba. Mereka juga melakukan konsultasi dengan akademisi dan praktisi hukum lingkungan untuk memperkuat argumentasi dan memastikan analisis mereka solid.

Kolaborasi yang telah terjalin sejak lama membuat Tim Megamendung tampil kompak. Usaha keras mereka pun berbuah manis dengan gelar Juara 1 dan penghargaan Berkas Legal Opinion Terbaik.

Baca Juga:  Totok Amin Soefijanto Dilantik jadi Direktur ATVI, Dinilai Adaptif dan Kreatif

“Sebagai calon sarjana hukum, kemampuan menganalisis dan menyelesaikan permasalahan hukum nyata adalah hal penting. Kompetisi ini menjadi ajang yang melatih kami ke arah sana,” tambah Revan.

Tim Bebekan: Dari Tantangan Menuju Prestasi

Sementara itu, Tim Bebekan, yang terdiri atas Raymond Tjionardes (ketua), Cornellius Matthew Wijono (anggota), dan Moch Iqbal Maulana (official), sukses meraih Juara 3. Mereka mengangkat tema oil drilling dan peristiwa blowout akibat pengeboran minyak.

“Motivasi kami sederhana, ingin mencoba atmosfer baru dan mengukur seberapa jauh kerja keras kami bisa menghasilkan prestasi,” ungkap Raymond.

Meski sempat mendapat pengurangan poin akibat kesalahan format dokumen pada tahap pemberkasan, Tim Bebekan tetap tampil percaya diri di sesi presentasi.

“Kami mengandalkan gaya berbicara, intonasi, serta diksi hukum yang tepat sasaran. Nilai presentasi kami bahkan menjadi yang tertinggi di luar penilaian berkas,” ujar Matthew.

Bukti Kualitas Mahasiswa FH UNAIR di Tingkat Nasional

Prestasi gemilang dua tim FH UNAIR ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNAIR tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kompetitif, adaptif, dan inovatif dalam menghadapi tantangan hukum aktual.

Kedua tim sepakat bahwa kedisiplinan, komunikasi, dan keberanian mencoba menjadi kunci utama dalam berkompetisi. Mereka juga mendorong mahasiswa lain untuk berani mengambil peluang serupa.

“Jangan takut melangkah. Kadang, satu kesempatan bisa menjadi titik balik dalam hidup kita,” pungkas Raymond.

Baca Juga:  Alumnus Unair Tempuh 4.000 Km Gowes Italia–Norwegia, Ikuti Ajang Ultra Cycling NorthCape4000

Dengan torehan prestasi di Gadjah Mada Law Competition 2025, FH UNAIR kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu fakultas hukum terbaik di Indonesia yang terus melahirkan generasi muda hukum berintegritas dan berdaya saing tinggi. (rio)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Universitas Airlangga
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.