Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Pendidikan»Mahasiswi UNAIR Raih Juara Nasional Berkat Aplikasi Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Mahasiswi UNAIR Raih Juara Nasional Berkat Aplikasi Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Ade MSGAde MSG Pendidikan 9 Juli 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mahasiswa FKM Universitas Airlangga peraih Juara II dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Kesehatan Nasional (LKTIKN) 2025
Mahasiswa FKM Universitas Airlangga peraih Juara II dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Kesehatan Nasional (LKTIKN) 2025

Surabaya (beritajatim.id) – Tiga mahasiswi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara II dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Kesehatan Nasional (LKTIKN) 2025 yang diselenggarakan oleh HIMA Kesmas Universitas Negeri Semarang (UNNES), Kamis (3/7/2025).

Tim tersebut terdiri atas Syarafina Khoirunnisa, Nisrina Nanda Eka Rahayu, dan Nabilla Rahmadian Bilqis. Mereka mengusung karya berjudul SEHATin: Inovasi Skrining PTM Berbasis Aplikasi Terintegrasi Convolutional Neural Network (CNN) yang mendukung transformasi digital kesehatan di Indonesia.

SEHATin: Inovasi Skrining Digital untuk PTM

SEHATin adalah aplikasi yang dirancang untuk skrining mandiri Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Dengan teknologi Convolutional Neural Network (CNN), aplikasi ini memungkinkan pengguna melakukan deteksi dini melalui analisis pola makan dan aktivitas fisik menggunakan kamera gawai.

Tak hanya itu, SEHATin juga dilengkapi fitur edukasi gaya hidup sehat, tantangan kebugaran, konsultasi dengan tenaga medis profesional, serta resume medis keluarga yang dapat diakses dengan antarmuka ramah pengguna.

“SEHATin tidak hanya mendeteksi, tetapi juga mendorong pencegahan melalui edukasi dan intervensi kebiasaan sehat,” jelas Syarafina, ketua tim pengembang.

Berangkat dari Keprihatinan terhadap PTM di Indonesia

Tim mengaku bahwa gagasan ini lahir dari keprihatinan atas meningkatnya prevalensi PTM di Indonesia, yang kini menjadi penyebab utama kematian, namun dengan tingkat deteksi dini yang masih rendah.

Baca Juga:  Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

“Kami ingin menjawab tantangan ini melalui pendekatan digital yang solutif,” kata Nisrina.

Selama dua minggu, tim melakukan studi literatur mendalam, menelaah jurnal ilmiah, dan mengolah data secara deskriptif—di tengah kesibukan perkuliahan dan aktivitas organisasi.

Tantangan Waktu dan Makna Sebuah Kemenangan

Proses pengerjaan karya tidak mudah. Manajemen waktu dan konsistensi menjadi tantangan terbesar. Bahkan, naskah final diserahkan tepat pada detik terakhir tenggat pengumpulan.

“Kami mengunggah karya tepat pukul 23.59 karena bersamaan dengan tugas akhir semester,” ungkap Nabilla, mengenang perjuangan mereka.

Meski sebelumnya pernah mengalami kegagalan dalam kompetisi lain, kemenangan ini menjadi momen penting yang membuktikan bahwa kegigihan dan kolaborasi membuahkan hasil nyata.

Menuju Implementasi Nyata dan Pesan untuk Mahasiswa

Tim FKM UNAIR berencana mengembangkan SEHATin ke tahap implementasi masyarakat dan membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk merealisasikannya secara luas.

“Kami percaya, ide tidak seharusnya berhenti di atas kertas. Kami ingin SEHATin benar-benar digunakan di lapangan,” tegas tim.

Sebagai penutup, mereka menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa lain. “Jangan tunggu sempurna untuk mulai berkontribusi. Gagal adalah bagian dari proses. Mulailah sekarang,” kata mereka. (rio/ted)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
universitas airla
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026 Pendidikan
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026 Pendidikan

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026 Pendidikan
Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

Dispendik Surabaya Pastikan MPLS SD-SMP Ramah Anak, Bebas Perpeloncoan dan Dipantau Sistem Kementerian

13 Juli 2026 Pendidikan
MPLS Surabaya 2026 dimulai 13 Juli dengan materi literasi digital, antinarkoba, pendidikan karakter, dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

MPLS Surabaya 2026 Dimulai 13 Juli, Siswa Baru Dibekali Literasi Digital, Antinarkoba, dan Cek Kesehatan Gratis

11 Juli 2026 Pendidikan
Kemendikdasmen mengukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026 untuk memperkuat budaya sekolah aman, inklusif, dan ramah anak di seluruh Indonesia.

Kemendikdasmen Kukuhkan 76 Duta Bintang Sobat SMP 2026, Perkuat Budaya Sekolah Aman hingga Ruang Digital

11 Juli 2026 Pendidikan
Leave A Reply Cancel Reply

Dispendik Surabaya memastikan MPLS SD-SMP berlangsung ramah anak, bebas perpeloncoan, serta dipantau langsung melalui sistem Kementerian.

MPLS Surabaya 2026 Berakhir Kondusif, Dispendik Pastikan Seluruh Kegiatan Ramah Anak Tanpa Keluhan

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.