Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ragam»Mengapa Sebagian Pria Tak Kunjung Menikah? Ternyata Bukan Selalu Karena Takut Komitmen

Mengapa Sebagian Pria Tak Kunjung Menikah? Ternyata Bukan Selalu Karena Takut Komitmen

Agathon AgnarAgathon Agnar Ragam 24 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Tidak semua orang memiliki perjalanan asmara yang sama. Sebagian menemukan pasangan hidup dan menikah di usia muda, sementara yang lain memilih tetap melajang hingga usia yang lebih matang. Perbedaan ini kerap memunculkan pertanyaan di masyarakat: apakah pria yang belum menikah sebenarnya takut berkomitmen?

Pandangan bahwa pria cenderung menghindari hubungan serius sudah lama berkembang. Sosok pria lajang sering digambarkan sebagai individu yang menyukai kebebasan, sulit ditebak, dan enggan terikat dalam hubungan jangka panjang. Namun, para ahli menilai realitasnya jauh lebih kompleks dibanding stereotip yang selama ini berkembang.

Dalam dunia psikologi, terdapat istilah gamofobia, yakni ketakutan berlebihan terhadap pernikahan atau komitmen jangka panjang. Kondisi ini memang dapat dialami oleh sebagian orang dan dipicu oleh berbagai faktor.

Beberapa penyebab yang sering dikaitkan dengan gamofobia antara lain pengalaman hubungan yang buruk di masa lalu, trauma emosional, kekhawatiran kehilangan kebebasan pribadi, hingga rasa takut mengambil keputusan yang salah dalam memilih pasangan hidup.

Meski demikian, para pakar menegaskan bahwa tidak semua pria yang belum menikah dapat dikategorikan mengalami gamofobia. Banyak di antaranya justru belum mengambil keputusan menikah karena merasa belum siap secara emosional maupun finansial.

Sejumlah penelitian yang dikutip Psychology Today menunjukkan adanya perbedaan tingkat kesiapan berkomitmen antara pria dan wanita. Dalam banyak kasus, wanita cenderung memiliki kesiapan yang lebih tinggi untuk membangun hubungan jangka panjang dan melangkah ke jenjang pernikahan.

Baca Juga:  Viral Wedding Organizer Tak Hadir di Hari H, Begini Tips Agar Tak Tertipu

Sebaliknya, keinginan pria untuk menikah sering kali lebih dipengaruhi oleh berbagai aspek kehidupan, mulai dari karier, kondisi ekonomi, target pribadi, hingga keyakinan bahwa dirinya benar-benar siap memasuki fase kehidupan baru.

Faktor-faktor tersebut membuat keputusan menikah pada pria menjadi lebih beragam. Kehadiran pasangan yang tepat memang penting, tetapi tidak selalu menjadi satu-satunya penentu seseorang siap berkomitmen.

Dalam banyak budaya, pernikahan sering dianggap sebagai salah satu tonggak penting menuju kedewasaan. Menikah dipersepsikan sebagai langkah yang menunjukkan stabilitas hidup, tanggung jawab, dan kematangan emosional.

Karena itu, sebagian pria memilih menunggu hingga merasa telah mencapai kondisi yang dianggap ideal sebelum memutuskan untuk membangun rumah tangga. Mereka ingin memastikan bahwa aspek pekerjaan, finansial, maupun tujuan hidup telah berada pada jalur yang diinginkan.

Pandangan ini membuat proses menuju pernikahan menjadi lebih panjang bagi sebagian orang, bukan karena takut berkomitmen, melainkan karena ingin memasuki pernikahan dengan kesiapan yang lebih matang.

Menurut Jon Patrick Hatcher, M.A., penulis buku 101 Ways to Conquer Teen Anxiety dan A Teen’s Guide to Managing Anxiety in a World of Uncertainty, terdapat pula kelompok pria yang merasa nyaman menjalani hubungan dengan ruang pribadi yang cukup luas.

Mereka cenderung menyukai pasangan yang mandiri, memiliki aktivitas sendiri, dan tidak menggantungkan seluruh kebutuhan emosional pada hubungan romantis. Bagi tipe ini, kebebasan dan kemandirian tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan, bahkan ketika sedang menjalin hubungan yang serius.

Baca Juga:  5 Makanan Penghancur Lemak Perut yang Ampuh Bantu Atasi Perut Buncit

Keinginan mempertahankan ruang pribadi tersebut tidak selalu berarti menolak komitmen. Sebaliknya, mereka hanya memiliki cara pandang berbeda mengenai bagaimana hubungan yang sehat dan seimbang seharusnya dijalani.

Para ahli menilai keputusan menikah tidak dapat disederhanakan hanya pada keberadaan pasangan atau ketakutan terhadap komitmen. Ada banyak faktor yang memengaruhi seseorang untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.

Kesiapan emosional, stabilitas hidup, tujuan masa depan, kondisi finansial, hingga nilai-nilai pribadi menjadi pertimbangan penting yang sering kali menentukan kapan seseorang merasa siap menikah.

Karena itu, status lajang pada seorang pria tidak selalu menunjukkan adanya ketakutan terhadap hubungan serius. Dalam banyak kasus, keputusan tersebut justru mencerminkan proses pertimbangan yang matang terkait masa depan dan kehidupan yang ingin dibangun bersama pasangan.

Pada akhirnya, setiap orang memiliki waktu dan perjalanan yang berbeda dalam menemukan serta menjalani komitmen. Menikah bukan sekadar tentang bertemu orang yang tepat, tetapi juga tentang merasa siap untuk menjalani tanggung jawab dan perubahan besar yang menyertainya. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
alasan pria belum menikah gamofobia hubungan serius kesiapan menikah pria takut komitmen
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Pakaian Susah Kering Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Ampuh agar Tidak Bau Apek

23 Juni 2026 Ragam

Kapan Malam 1 Suro 2026? Ini Tradisi dan Pantangan yang Masih Dipercaya

13 Juni 2026 Ragam

Modifikasi Pelat Nomor Kendaraan Bisa Kena Tilang, Ini Daftar yang Dilarang

12 Juni 2026 Ragam

Resep Sei Sapi Asap Rumahan dari Daging Kurban, Simpel Pakai Teflon dan Anti Alot

28 Mei 2026 Ragam

6 Buah Penawar Setelah Makan Daging Kambing saat Iduladha, Bisa Redakan Begah dan Kolesterol

28 Mei 2026 Ragam

Resep Dendeng Batokok Daging Kurban yang Empuk dan Gurih

26 Mei 2026 Ragam
Leave A Reply Cancel Reply

Mengapa Sebagian Pria Tak Kunjung Menikah? Ternyata Bukan Selalu Karena Takut Komitmen

24 Juni 2026
Berita Terbaru
Presiden Prabowo meresmikan 1.151 km jalan daerah untuk memperkuat konektivitas, menekan biaya logistik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah, Dorong Konektivitas dan Tekan Biaya Logistik Nasional

23 Juni 2026
Kementerian Kehutanan menetapkan empat tersangka kasus pembukaan lahan dan perkebunan tebu ilegal di kawasan hutan pendidikan UGM di Ngawi.

Kementerian Kehutanan Bongkar Perkebunan Tebu Ilegal di Hutan UGM Ngawi

23 Juni 2026

Pakaian Susah Kering Saat Musim Hujan? Ini 7 Cara Ampuh agar Tidak Bau Apek

23 Juni 2026

Kylian Mbappe Cetak Dua Gol dan Ukir Rekor Baru, Prancis Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

23 Juni 2026

FMIPA ITB dan ParagonCorp Jalin Kolaborasi Strategis, Perkuat Ekosistem Riset dan Talenta Sains Indonesia

23 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.