Surabaya (beritajatim.id) – Beberapa hari terakhir, media sosial digemparkan oleh sebuah video yang menampilkan acara pernikahan berantakan akibat vendor katering tidak muncul di hari resepsi. Dalam video tersebut, hampir seluruh meja saji terlihat kosong, bahkan area gubukan hanya tersisa meja tanpa hidangan.
Para tamu yang sudah memenuhi ruangan dibuat kebingungan, sementara kedua mempelai serta keluarga hanya bisa tertunduk kecewa menyaksikan momen yang seharusnya bahagia berubah kacau. Setelah ditelusuri, masalah ini dipicu oleh wedding organizer (WO) yang tidak bisa dihubungi dan diduga lepas tanggung jawab.
Tak lama setelah video itu viral, muncul laporan dari banyak pasangan lain yang mengaku mengalami kejadian serupa. Mereka menyebut WO bernama by Ayu Puspita sebagai pihak yang diduga menipu mereka. Dua hari kemudian, para korban mendatangi kantor WO tersebut serta kediaman sang pemilik untuk meminta pertanggungjawaban.
Sayangnya, pemilik WO, Ayu Puspita, tidak dapat memenuhi tuntutan pengembalian dana maupun melaksanakan pernikahan sesuai jadwal yang telah disepakati. Ia akhirnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk menjalani pemeriksaan. Dari penyelidikan, terungkap bahwa WO tersebut diduga merugikan sekitar 230 pasangan dengan total kerugian mencapai Rp16 miliar.
Saat ini, polisi masih mengumpulkan bukti tambahan untuk mendalami kasus tersebut. Sementara ratusan calon pengantin hanya bisa menunggu kejelasan dana yang telah mereka bayarkan.
Kasus penipuan WO sebenarnya bukan hal baru, namun insiden kali ini menjadi salah satu yang terbesar karena melibatkan ratusan pasangan. Banyak korban yang tergiur oleh paket pernikahan berharga murah dengan berbagai bonus yang mencolok.
WO by Ayu Puspita dan Madelif, misalnya, menawarkan paket all-in yang dinilai “terlalu bagus untuk menjadi kenyataan”. Dengan harga mulai Rp50 jutaan, calon pengantin dijanjikan venue gratis, food stall gratis, hingga tiket honeymoon ke luar negeri jika melakukan pelunasan di awal. Ditambah lagi, akun media sosial WO tersebut menampilkan dokumentasi pernikahan yang tampak meyakinkan, membuat banyak pasangan mudah percaya.
Agar tidak terjebak penipuan serupa, berikut beberapa tips memilih wedding organizer yang aman dan terpercaya.
Tips Memilih Wedding Organizer agar Tidak Tertipu
1. Lakukan Survei dan Bandingkan Harga
Paket pernikahan all-in memang praktis dan cenderung lebih hemat. Namun kamu tetap perlu realistis.
Jika harga paket jauh lebih murah dibanding harga normal vendor-vendor lain, ini patut dicurigai. Lakukan survei ke beberapa WO, bandingkan rincian paket, dan pastikan harganya masuk akal.
2. Cek Reputasi dan Testimoni Pengguna
Reputasi adalah kunci. Jangan langsung percaya hanya karena feed Instagram terlihat rapi dan meyakinkan.
Carilah ulasan dari pengguna sebelumnya, baik dari Google Review, forum pernikahan, atau media sosial lain. Perhatikan juga komentar-komentar negatif sebagai pertimbangan sebelum menentukan pilihan.
3. Perhatikan Cara WO Berkomunikasi
WO profesional akan responsif, jelas, dan detail saat menjawab pertanyaan terkait layanan dan teknis acara.
Hindari WO yang meminta pelunasan di awal. Idealnya, cukup lakukan down payment (DP), sementara pelunasan dilakukan saat H-1 atau hari H ketika seluruh persiapan sudah terlihat jelas. Libatkan juga anggota keluarga untuk ikut memantau proses agar kamu punya pendamping dalam pengambilan keputusan.
4. Minta Bukti Detail dan Simpan Semua Dokumen
Pastikan kamu mendapat rincian layanan lengkap, rundown dan waktu kedatangan vendor, daftar vendor pihak ketiga dan aturan pembatalan atau pengembalian dana.
Simpan semua bukti chat, invoice, dan tanda pembayaran. Dokumen ini akan sangat penting jika terjadi masalah seperti kasus WO by Ayu Puspita.
WO yang profesional juga biasanya memiliki rencana cadangan untuk kondisi darurat, seperti katering terlambat atau vendor mendadak berhalangan.
Pernikahan memang membutuhkan dana besar, terutama jika mengundang banyak tamu. Paket murah bisa menjadi pilihan, tetapi tetap harus sesuai logika dan perhitungan yang wajar.
Jangan biarkan momen sakral yang hanya terjadi sekali dalam hidup rusak karena iming-iming harga murah yang tidak masuk akal. Bijak memilih wedding organizer adalah investasi untuk memastikan hari bahagiamu berjalan sempurna. (aga)


as a preferred source on Google




