Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Menkeu Berikan Insentif Rp19 Miliar untuk Pemkot Surabaya yang Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Menkeu Berikan Insentif Rp19 Miliar untuk Pemkot Surabaya yang Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Ekonomi 6 September 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (foto: Dok Setkab)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (foto: Dok Setkab)

Surabaya (beritajatim.id) – Kementerian Keuangan memberikan insentif fiskal sebesar Rp19 miliar kepada Pemkot Surabaya sebagai apresiasi atas keberhasilan dalam berbagai program kesejahteraan sosial-ekonomi, terutama penekanan kemiskinan ekstrem dan stunting.

Insentif ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Keuangan Nomor 353/2024, yang ditandatangani oleh Menkeu Sri Mulyani pada 1 September 2024.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengungkapkan terima kasih atas insentif ini. “Ini menunjukkan upaya Pemkot Surabaya terkait kesejahteraan sosial-ekonomi berada di jalur yang benar, meski masih terus ada ruang untuk evaluasi dan perbaikan,” ujar Eri, Jumat (6/9/2024).

Eri juga menekankan bahwa insentif fiskal berbasis kinerja ini mendorong daerah untuk berinovasi dan meningkatkan pelayanan publik. Ia menyebut insentif ini terdiri dari beberapa komponen: Rp7,17 miliar untuk penghapusan kemiskinan ekstrem, Rp6,49 miliar untuk percepatan penurunan stunting, dan Rp5,36 miliar untuk percepatan belanja daerah.

Pemkot Surabaya berhasil menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem dari 1,2 persen pada 2021 menjadi 0,42 persen pada 2024. Upaya tersebut mencakup program padat karya, seperti bedah rumah dan pelibatan warga miskin dalam produksi paving. Pemkot juga telah mendirikan 133 Rumah Padat Karya yang memfasilitasi berbagai usaha warga kurang mampu.

Selain itu, Pemkot Surabaya sukses menekan prevalensi stunting ke angka 1,6 persen, terendah di Indonesia, dengan target mencapai 0 persen pada tahun ini. “Penanganan stunting penting untuk menyiapkan generasi terbaik, agar kita siap menghadapi Indonesia Emas 2045,” jelas Eri.

Baca Juga:  Menteri ESDM Sidak Kesiapan BBM Pertamina Jelang Idul Fitri 1446 H

Dalam hal ekonomi, Pemkot juga fokus mempercepat belanja APBD, yang mendukung pertumbuhan ekonomi Surabaya sebesar 5,7 persen pada 2023, di atas rata-rata Jawa Timur dan nasional. Tingkat pengangguran terbuka pun turun menjadi 6,76 persen pada 2023. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Eri Cahyadi Menteri Keuangan RI Pemkot Surabaya Sri Mulyani Indrawati
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.