Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Pakar Sebut Pertemuan Trump dan Zelensky Tunjukkan Kekacauan Diplomatik

Pakar Sebut Pertemuan Trump dan Zelensky Tunjukkan Kekacauan Diplomatik

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 10 Maret 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga (UNAIR) Radityo Dharmaputra
Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga (UNAIR) Radityo Dharmaputra

Surabaya (beritajatim.id) – Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pekan lalu yang diharapkan menjadi awal perjanjian damai antara Ukraina dan Rusia justru berakhir dengan ketegangan.

Menanggapi hal tersebut, Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga (UNAIR) Radityo Dharmaputra menyebut pertemuan itu sebagai bentuk tekanan AS terhadap Ukraina.

“AS tampak ingin memaksakan perdamaian dengan cara menekan Ukraina. Bagi pemerintah AS, memenangkan hati Trump berarti menundukkan kepala dan menerima apa pun yang diinginkan Trump,” ujar Radityo.

Kekacauan Diplomatik di Pertemuan Trump-Zelensky

Radityo menilai pernyataan kontroversial Wakil Presiden AS JD Vance dalam pertemuan tersebut turut membuat Zelensky terpojok.

“Zelensky tidak bisa hanya diam karena jika ia tidak merespons pernyataan Vance, ia bisa dianggap menyetujuinya oleh rakyat Ukraina,” jelasnya.

Radityo juga menyoroti sikap Trump yang dinilai transaksional dan hanya memikirkan kepentingan AS, tanpa mempertimbangkan suara negara-negara kecil.

“Yang terjadi dalam pertemuan ini adalah kekacauan diplomatik yang merugikan semua pihak. Sikap Trump ini sudah bisa ditebak, karena hanya berorientasi pada kepentingan AS,” tambahnya.

Ukraina dalam Posisi Sulit

Setelah pertemuan tersebut, AS mengumumkan akan menghentikan bantuan militer ke Ukraina. Menurut Radityo, keputusan ini akan semakin melemahkan posisi Ukraina dalam menghadapi Rusia, terutama jika negara-negara Eropa tidak mampu menggantikan peran AS.

Sebagai upaya untuk tetap mendapatkan dukungan, Zelensky mencoba mendekati Trump dengan menawarkan kesepakatan baru terkait sumber daya mineral.

Baca Juga:  Polresta Sidoarjo Raih Penghargaan Top Inovasi Pelayanan Publik 2024

“Dalam pernyataan terakhirnya di platform X, Zelensky berusaha memperbaiki hubungan dengan Trump dan menawarkan kesepakatan mineral agar segera ditandatangani. Namun, kini ia juga mencoba menawarkan counter-offer melalui dukungan dari Inggris dan Prancis,” jelas Radityo.

Ukraina Harus Lebih Mengandalkan Eropa

Radityo menegaskan bahwa posisi Ukraina kini semakin jelas, di mana mereka harus lebih mengandalkan Eropa dibandingkan AS.

“AS bukan lagi hegemon yang bisa dipercaya dalam membantu perdamaian Rusia-Ukraina. Ukraina sebaiknya lebih mengutamakan kerja sama dengan negara-negara Eropa,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa bantuan AS sebenarnya lebih kecil dibandingkan total bantuan dari negara-negara Eropa. Bahkan, sebagian besar bantuan AS justru kembali ke perusahaan AS karena digunakan untuk membeli peralatan tempur.

“Hal ini bisa menjadi jawaban bagi opini yang mengatakan Ukraina tidak bersyukur telah dibantu oleh AS. Faktanya, bantuan terbesar justru datang dari Eropa,” pungkasnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.