Washington DC (beritajatim.id) – Insiden penembakan yang terjadi dalam rangkaian acara makan malam White House Correspondents’ Association (WHCA) di Washington, Amerika Serikat, mengungkap motif pelaku yang mengejutkan. Berdasarkan laporan media, tersangka mengaku menargetkan pejabat pemerintahan era Donald Trump, bukan presiden secara langsung.
Pelaku yang diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen, pria berusia 31 tahun asal California, menyampaikan hal tersebut kepada aparat penegak hukum setelah ditangkap. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh CBS News dengan mengutip sumber internal.
Dalam keterangannya, Allen tidak secara spesifik menyebut nama Donald Trump sebagai target utama. Namun, ia mengindikasikan bahwa sasaran serangannya adalah sejumlah pejabat yang terkait dengan pemerintahan Trump.
Allen diketahui hadir sebagai tamu di hotel Washington Hilton, lokasi berlangsungnya acara WHCA dinner. Ia bahkan tercatat memesan kamar di hotel tersebut, yang menjadi salah satu faktor yang mempermudah akses ke lokasi kegiatan.
Laporan terpisah dari CNN menyebutkan bahwa selain bekerja sebagai pengajar di lembaga bimbingan belajar, Allen juga memiliki latar belakang sebagai pengembang video game dan berdomisili di Torrance, wilayah pinggiran Los Angeles.
Dari sisi pendidikan, Allen memiliki rekam jejak akademik yang cukup kuat. Ia merupakan lulusan sarjana teknik mesin dari California Institute of Technology pada 2017 dan baru saja menyelesaikan gelar magister ilmu komputer di California State University Dominguez Hills pada tahun lalu.
Selain itu, data dari Federal Election Commission menunjukkan bahwa Allen pernah memberikan donasi politik sebesar 25 dolar AS untuk kampanye presiden 2024 milik Kamala Harris pada Oktober 2024.
Hingga kini, aparat keamanan masih mendalami motif lebih lanjut serta kemungkinan adanya keterkaitan lain di balik aksi tersebut. Insiden ini kembali menyoroti isu keamanan dalam acara besar yang melibatkan pejabat tinggi dan tokoh publik di Amerika Serikat. (ian)


as a preferred source on Google



