Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Oil&Gas»Pertamina Drilling Luncurkan Green Drilling Project, Manfaatkan Flare Gas untuk Kurangi Emisi

Pertamina Drilling Luncurkan Green Drilling Project, Manfaatkan Flare Gas untuk Kurangi Emisi

Hendra BrataHendra Brata Oil&Gas 5 Agustus 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pertamina Drilling manfaatkan flare gas untuk operasional rig melalui Green Drilling Project guna kurangi emisi dan dorong efisiensi energi di sektor migas
Pertamina Drilling manfaatkan flare gas untuk operasional rig melalui Green Drilling Project guna kurangi emisi dan dorong efisiensi energi di sektor migas

Jakarta (beritajatim.id) – Dalam upaya mendukung transisi energi dan pengurangan emisi karbon di sektor migas, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), anak usaha dari PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina, memperkenalkan Green Drilling Project.

Inisiatif strategis ini menawarkan solusi ramah lingkungan dengan pemanfaatan flare gas sebagai sumber energi alternatif untuk operasional rig pengeboran.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari implementasi pilar “Addressing Climate Change” dalam strategi keberlanjutan Pertamina. Pilar tersebut fokus pada pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) dalam seluruh lini operasional.

“Sebagai bagian dari grup Pertamina, kami berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam pengurangan emisi GRK melalui layanan pengeboran terintegrasi kami,” ujar Avep dalam pernyataannya di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Inovasi Teknologi Modular GTL

Green Drilling Project memanfaatkan teknologi Modular Gas-to-Liquid (GTL) Plant yang mampu mengubah flare gas menjadi synthetic diesel atau metanol.

Produk hasil konversi ini kemudian dapat digunakan sebagai blended fuel yang dicampurkan langsung dengan bahan bakar diesel atau solar, menggantikan sebagian penggunaan bahan bakar fosil dalam operasional rig.

“Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga menurunkan biaya operasional dan mengurangi emisi karbon secara signifikan,” tambah Avep.

Pemanfaatan flare gas—yang selama ini hanya dibakar dan terbuang begitu saja—merupakan langkah penting dalam menekan emisi karbon serta membuka potensi ekonomi baru dari energi terbuang.

Baca Juga:  Pertamina Drilling Gelar Leader's Casual Talk Bersama Motivator James Gwee

Transformasi Menuju Layanan Terintegrasi

Pertamina Drilling saat ini mengelola 53 unit rig, termasuk 2 unit offshore work over rig dan 2 unit jack-up rig, serta menyediakan berbagai jasa pendukung pengeboran. Perusahaan juga mengelola Indonesia Drilling Training Center (IDTC) untuk pengembangan sumber daya manusia di bidang pengeboran.

Transformasi ini menjadikan Pertamina Drilling bukan hanya sebagai penyedia rig, tetapi juga penyedia layanan end-to-end dalam konstruksi sumur migas (well construction).

Kolaborasi dan Peluang Investasi Hijau

Selain menjadi pengguna teknologi hijau, Pertamina Drilling juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan hulu migas sebagai penyedia gas maupun pengguna akhir dari metanol yang dihasilkan.

Melalui proyek ini, Pertamina Drilling menunjukkan keseriusannya dalam mendukung investasi hijau dan inovasi keberlanjutan di industri energi nasional.

“Inisiatif ini adalah bentuk nyata dukungan kami terhadap efisiensi energi dan pengurangan emisi sekaligus mengakselerasi investasi hijau di sektor migas nasional,” tutup Avep.

Dengan langkah ini, Pertamina Drilling memperkuat posisinya sebagai pelopor energi bersih dan efisien dalam industri pengeboran di Indonesia, serta berperan aktif dalam mewujudkan net zero emission yang menjadi komitmen global. (hen/hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Pertamina Drilling rumah kaca
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026 Oil&Gas
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pertamina Drilling Perkuat Green Drilling dan Aksi Iklim Berkelanjutan

20 Juni 2026 Oil&Gas
Pertamina Hulu Indonesia melampaui target produksi migas Triwulan I 2026 dengan capaian 60,44 ribu bopd dan 619 mmscfd gas.

Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas Triwulan I 2026, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

15 Mei 2026 Oil&Gas
PHE percepat pengembangan lapangan migas untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah tantangan global dan penurunan produksi.

Pertamina Hulu Energi Percepat Pengembangan Migas, Strategi Kunci Perkuat Ketahanan Energi Nasional

7 April 2026 Oil&Gas
Proyek Manpatu PHM capai tahap load out jacket, dorong produksi migas nasional dan target onstream 2027.

Proyek Manpatu PHM Masuk Tahap Kritis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan

31 Maret 2026 Oil&Gas
Pertamina Drilling tampil di forum global Osaka, dorong transformasi pengeboran berbasis energi bersih dan praktik berkelanjutan.

Pertamina Drilling Tembus Forum Global di Osaka, Dorong Transformasi Pengeboran Menuju Energi Bersih

28 Maret 2026 Oil&Gas
Leave A Reply Cancel Reply

SKK Migas Jabanusa dan KKKS mengusulkan optimalisasi instrumen fiskal bagi daerah pesisir guna mendukung pembangunan dan keberlanjutan sektor hulu migas.

SKK Migas Jabanusa dan KKKS Dorong Optimalisasi Fiskal Daerah Pesisir, Serahkan Rekomendasi Strategis ke Pemerintah Pusat

30 Juni 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.