Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Perundingan Damai Ukraina–Rusia: Kyiv Optimis Meski Hati-hati, Moskow Tetap Menahan Diri

Perundingan Damai Ukraina–Rusia: Kyiv Optimis Meski Hati-hati, Moskow Tetap Menahan Diri

Isnan SaidIsnan Said Internasional 23 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Kyiv (beritajatim.id) – Pemerintah Ukraina dan Rusia memberikan penilaian berbeda terkait hasil perundingan damai yang berlangsung akhir pekan lalu. Ukraina menunjukkan optimisme secara hati-hati terhadap substansi pembahasan, sementara Rusia memilih bersikap lebih menahan diri dan menilai proses tersebut belum dapat disebut sebagai terobosan.

Rangkaian perundingan tersebut berlangsung di Amerika Serikat, dengan pejabat AS menggelar pertemuan paralel di Miami, Florida, sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik Ukraina. Delegasi Ukraina dipimpin pejabat senior Rustem Umerov dan melibatkan perwakilan negara-negara Eropa dalam pembahasan dengan utusan Amerika Serikat. Di sisi lain, Rusia mengutus Kirill Dmitriev, yang dikenal sebagai utusan investasi Presiden Vladimir Putin, untuk mengadakan pembicaraan terpisah dengan pejabat AS.

Tim Amerika Serikat dalam pertemuan tersebut dipimpin oleh utusan Presiden Donald Trump, Steve Witkoff, bersama Jared Kushner. Pemerintah AS menilai perundingan yang berlangsung sebagai langkah yang konstruktif dalam membuka ruang dialog lanjutan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyampaikan bahwa draf proposal yang saat ini dibahas telah mengakomodasi sebagian besar kepentingan Ukraina. Ia menilai kerangka pembahasan yang ada cukup solid, meskipun menyadari bahwa tidak ada pihak yang akan sepenuhnya memperoleh seluruh tuntutannya melalui jalur negosiasi.

Menurut Zelenskyy, hampir 90 persen tuntutan Ukraina telah tercermin dalam dokumen draf yang berfokus pada rencana 20 poin. Selain itu, terdapat kerangka terpisah mengenai jaminan keamanan yang melibatkan Ukraina dan negara-negara Eropa, serta dokumen bilateral terkait jaminan keamanan khusus bagi Ukraina.

Baca Juga:  Presiden Marcos Tetapkan Status Bencana Nasional Selama Setahun Akibat Topan Kalmaegi

Sejumlah isu strategis turut menjadi bagian pembahasan, di antaranya rencana mempertahankan kekuatan angkatan bersenjata Ukraina pada level masa damai sekitar 800 ribu personel, prospek keanggotaan Ukraina di Uni Eropa, serta pengaturan keamanan yang melibatkan kehadiran pasukan Eropa dengan peran utama Prancis dan Inggris, serta dukungan Amerika Serikat. Negara-negara lain juga disebut berpotensi berkontribusi di sektor keamanan energi, pendanaan, dan perlindungan sipil.

Zelenskyy juga menyampaikan bahwa Ukraina mengusulkan agar dokumen jaminan keamanan bilateral ditinjau oleh Kongres Amerika Serikat, dengan sejumlah rincian teknis dan lampiran tetap bersifat rahasia.

Sikap berbeda ditunjukkan Rusia. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menilai perundingan tersebut sebagai bagian dari proses kerja yang masih berlangsung dan belum dapat dianggap sebagai terobosan signifikan. Ia menekankan bahwa pembahasan akan terus dilakukan secara cermat pada tingkat pakar.

Peskov menjelaskan bahwa prioritas Moskow saat ini adalah memperoleh gambaran rinci mengenai koordinasi Amerika Serikat dengan negara-negara Eropa dan Ukraina. Setelah itu, Rusia akan menilai sejauh mana proposal yang ada sejalan dengan prinsip yang sebelumnya disebut sebagai “semangat Anchorage”.

Di sisi lain, dinamika perbedaan pandangan juga mencuat di internal Eropa. Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban menilai terdapat perbedaan pendekatan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa dalam menyikapi krisis Ukraina. Washington disebut lebih berfokus pada upaya penghentian konflik, sementara sejumlah pemimpin Uni Eropa dinilai masih berorientasi pada strategi melemahkan Rusia.

Baca Juga:  Pemakaman Akbar Ali Khamenei Jadi Sorotan Dunia, Cerminkan Arah Diplomasi Baru Iran Pascakonflik Timur Tengah

Orban juga menyoroti munculnya perbedaan sikap di dalam NATO, di mana Amerika Serikat dalam beberapa kasus menolak keputusan tertentu, namun negara-negara Eropa tetap melanjutkannya. Kondisi tersebut disebutnya sebagai situasi yang sebelumnya sulit dibayangkan.

Menurut Orban, meningkatnya biaya konflik telah mendorong perubahan opini publik di negara-negara Barat yang cenderung menolak kelanjutan perang. Meski demikian, ia menilai masih terdapat kelompok kepentingan yang terus mendorong berlanjutnya konflik. Dalam konteks tersebut, Hungaria menegaskan sikap untuk tidak terseret lebih jauh, mengingat sejumlah perusahaan besar Hungaria memiliki kepentingan ekonomi di Rusia.

Perundingan damai ini diperkirakan masih akan berlanjut, dengan masing-masing pihak mempertahankan posisi dan kepentingan strategisnya di tengah upaya diplomatik internasional yang semakin intensif. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026 Internasional
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 4.118 jiwa. Ribuan bangunan rusak berat akibat fenomena pancake collapse, pencarian korban masih berlangsung.

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.118 Jiwa, Ribuan Bangunan Rusak Berat akibat Pancake Collapse

12 Juli 2026 Internasional
Esmaeil Baghaei

Iran Bantah Minta Negosiasi Baru dengan AS, Trump: Gencatan Senjata telah Berakhir

11 Juli 2026 Internasional
Selat Hormuz

Konflik AS-Iran Memanas, Serangan Balasan Guncang Selat Hormuz dan Ancam Stabilitas Pasokan Energi Global

10 Juli 2026 Internasional
Presiden China Xi Jinping

Xi Jinping Tegaskan Kemandirian Teknologi Jadi Kunci Modernisasi China, Fokus pada Talenta dan Inovasi

9 Juli 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Sebut Kesepahaman AS-Iran Berakhir, Washington Cabut Izin Penjualan Minyak dan Perketat Tekanan

8 Juli 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Trump Kembali Blokade Pelabuhan Iran dan Ancam Serang Infrastruktur, Ketegangan AS-Iran Kian Memanas

15 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.